Harga Gabah Kering Panen Naik 3,07 Persen

Kepala BPS Suhariyanto juga menyatakan, kenaikan ini diikuti harga beras medium di penggilingan yang naik 0,84%.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 01 Oktober 2019  |  13:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Pusat Statistik menyatakan harga gabah kering panen di tingkat petani naik 3,07%.

Kepala BPS Suhariyanto juga menyatakan, kenaikan ini diikuti harga beras medium di penggilingan yang naik 0,84%.

Secara rinci, Suhariyanto menyatakan dari 1.847 transaksi penjualan gabah di 28 provinsi sepanjang September 2019, transaksi gabah kering panen (GKP) 73,42%, gabah kering giling (GKG) sebesar 12,67%, dan gabah kualitas rendah sebesar 13,91%.

"Harga GKP di tingkat petani, naik 3,07% menjadi Rp4.905 per kilogram," ujar Suhariyanto di Kantor BPS, Selasa (1/10/2019).

Sementara itu, untuk tingkat penggilingan naik 3,21% menjadi Rp5.012 dibandingkan dengan harga gabah kualitas yang sama bulan sebelumnya.

Rerata harga GKG di tingkat petani naik 1,56% menjadi Rp5.392 per kilogram, dan di tingkat penggilingan GKG, naik 1,82% menjadi Rp5.522.

Untuk harga gabah kualitas rendah, Suhariyanto memerinci, di tingkat petani naik 2,39% atau Rp4.660 per kilogram. Sementara itu, pada tingkat penggilingan naik 2,31% menjadi Rp4.750.

Jika dibandingkan dengan September 2018, rata-rata harga gabah pada September 2019 di tingkat petani untuk kualitas GKP dan rendah masing-masing naik 0,33% dan 0,17%. Sementara itu, GKG mengalami penurunan 0,14%.

Demikian juga di tingkat penggilingan, kata Suhariyanto, rata-rata harga September 2019 dibandingkan dengan September 2018 untuk kualitas GKP dan GKG masing-masing 0,43% dan 0,39%, sedangkah untuk gabah kualitas rendah turun 0,06%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga gabah

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top