Kementerian PUPR Benahi Bendung Pice Di Bangka Belitung

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Bendung Pice Besar di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung. 
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 01 Oktober 2019  |  00:06 WIB
Kementerian PUPR Benahi Bendung Pice Di Bangka Belitung
Bendungan - Ilustrasi/pengairan.acehprov.go.id

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Bendung Pice Besar di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung. 

Manfaat Bendung Pice Besar sebagai sumber air irigasi di Daerah Irigasi (DI) Selingsing, air baku PDAM Cabang Gantung serta memiliki potensi sebagai destinasi wisata di Pulau Belitung yang dikenal sebagai Negeri Laskar Pelangi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, mengatakan banyak saluran irigasi yang dibangun pada masa lalu tetapi hingga kini belum pernah dilakukan rehabilitasi.

"Saat ini kita lakukan perbaikan agar pelayanan irigasi tidak menurun,” ujarnya seperti dikutip Bisnis dari laman resmi Kementerian PUPR, Senin (30/9/2019).

Konstruksi Bendung Pice mulai dibangun pada 2013 hingga 2016 yang membendung aliran Sungai Selingsing di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung. Pembangunan bendung bertujuan untuk menggantikan peran Bendung Pice Besar lama yang dibangun Pemerintah Belanda pada 1933 hingga 1936.

Bendung Pice Besar dulunya digunakan sebagai bangunan pengatur muka air untuk mengatur kedalaman operasional kapal yang akan melakukan penggalian timah di Sungai Lenggang.

Bendung Pice Besar dibangun Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) VIII, Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) dengan biaya sebesar Rp137,8 miliar. Lebar Bendung Pice Besar 79 meter yang dilengkapi dengan 6 pintu elektrik dengan lebar masing-masing 8,75 meter dan 2 buah Spillway.

“Volume tampungan bendung adalah sekitar 77 juta meter kubik dengan elevasi muka air tertinggi sekitar 5 meter, sedangkan debit air yang dilepas ke hilir Sungai Lenggang sekitar 294 meter kubik per detik,” kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII, Birendrajana.

Selain bendung, Kementerian PUPR juga melakukan rehabilitasi jaringan irigasi Daerah Irigasi Selingsing di Kabupaten Belitung Timur. DI Selingsing memiliki potensi sawah seluas 3.000 hektare dengan luas sawah yang sudah dilayani 1.945 hektare dan potensi sawah yang belum berfungsi seluas 1.055 hektare.

Pada 2016 dianggarkan dana sebesar Rp 13,8 miliar untuk meningkatkan saluran primer sepanjang 1.953 meter, dan saluran sekunder 1.000 meter. Setahun setelahnya, dilanjutkan dengan output berupa 15 unit box pembagi, saluran sekunder 5.138 meter, 9 plat deuker, 6 box culvert, 6 bangunan talang, dan 1 pintu dengan anggaran Rp8,9 miliar.

Tahun lalu, pekerjaan berupa pemasangan corrugated concrete sheet pile sebanyak 331 batang, rehabilitasi jalan akses bendung, rehabilitasi saluran primer 1.500 meter, dan peninggian rumah genset Dan panel bendung dengan anggaran Rp15 miliar dilakukan.

Lalu pada tahun ini, pekerjaan yang masih berlangsung yakni melanjutkan tanggul dengan pemasangan CCSP 119 batang dan rehabilitasi saluran sekunder 5.234 meter.

Kementerian PUPR, di Kabupaten Bangka Selatan juga telah menyelesaikan rehabilitasi Bendung Metukul di Daerah Irigasi Rias, dengan biaya sebesar Rp15,1 miliar.

Disamping memperbaiki jaringan irigasi, Kementerian PUPR juga membangun tampungan-tampungan air salah satunya kolam konservasi Kolong Mempadin di Kabupaten Belitung pada Oktober 2018 dengan anggaran sebesar Rp2 miliar. Kolam konservasi ini memiliki kapasitas tampung 153.000 meter kubik dan luas genangan 4 hektare. Kolam konservasi ini memiliki manfaat untuk menyuplai air baku dengan kapasitas 40 liter per detik.

Selain itu, dibangun tiga embung yakni Embung Kolong Pumpung di Kabupaten Bangka Selatan, Mempaya, dan Kolong Tebat Gadung di Kabupaten Belitung Timur. Biaya pembangunan tiga embung tersebut mencapai Rp34,3 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bendungan

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top