Pemerintah Diminta Dorong Ekspor Produk Kopi Olahan

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga menyebut Usaha Mikro Kecil dan Menengah kopi di Tanah Air masih memerlukan edukasi.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 21 September 2019  |  01:33 WIB
Pemerintah Diminta Dorong Ekspor Produk Kopi Olahan
Pengunjung mengamati biji kopi dalam Mandiri Jakarta Coffee Week (JACOWEEK) 2018 di Jakarta, Jumat (28/9/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga menyebut Usaha Mikro Kecil dan Menengah kopi di Tanah Air masih memerlukan edukasi.

Hal itu diperlukan agar kelompok UMKM dapat meningkatkan kualitas ekspor kopi Indonesia ke mancanegara.

Dia menilai pemiilik UMKM kopi di Tanah Air masih banyak yang belum memiliki pengetahuan yang memadai terkait dengan standar kualitas kopi yang diminta sejumlah negara importir kopi di dunia.

 "[UMKM kopi] masih butuh edukasi untuk dapat meningkatkan ekspor. Nah, untuk [penjualan] ke luar negeri dibutuhkan standar kopi [tertentu].  UMKM kopi kita belum bisa di situ," kata Puspayoga setelah membuka acara Rembuk Kopi Nasional 2019, di Gedung SMESCO, Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Lebih lanjut, Puspayoga juga akan mengupayakan kerja sama dengan negara-negara importir kopi dalam memberi edukasi mengenai standar kualitas kopi yang diminta kepada UMKM kopi di Indonesia.

Melalui kerja sama tersebut nantinya UMKM kopi di Indonesia dapat menyesuaikan produk yang dikirimkan dengan standar dari masing-masing negara importir.

Selain itu, Puspayoga mengklaim, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja UMKM kopi di Tanah Air lewat pemberian insentif

Adapun upaya dimaksud adalah penurunan pajak menjadi 0,5 persen bagi UMKM yang diikuti oleh penurunan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 22 persen menjadi 7 persen. Selain it, sejumlah UMKM kopi juga sudah mendapatkan bantuan alat pengolahan kopi berupa mesin sangrai atau roaster, pengukur suhu digital atau thermodigital, mesin giling biji kopi, timbangan digital, saringan kopi atau coffee filter, ketel khusus atau kettle drip, hingga alat seduh khusus coffee driper.

"Sekarang tergantung UMKM-nya, bagaimana mereka memanfaatkan program-program pemerintah itu,” ujar Puspayoga.

Puspayoga menambahkan, upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja UMKM kopi di Tanah Air merupakan bagian dari upaya pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, kopi adalah komoditas ekspor unggulan yang potensinya masih bisa digali lebih dalam agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian masyarakat.

Ketua Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI) A. Syafrudin mengatakan, sebagian besar UMKM kopi yang ada di Tanah Air masih mengandalkan ekspor biji kopi mentah yang dinilainya tidak memiliki nilai tambah. Pasalnya, masih banyak UMKM kopi yang belum memiliki pengetahuan bagaimana mengolah biji kopi mentah menjadi biji kopi sangrai maupun bubuk kopi yang berkualitas baik.

“Kalau biji kopi yang sudah disangrai itu butuh pengemasan khusus, alumunium foil, harus dipastikan juga berapa lama bisa bertahan kesegarannya, bagaimana menjaga standar kualitasnya, itu perlu kita edukasi,” kata Syafrudin.

Syafrudin menambahkan, pihaknya masih terus menggencarkan edukasi kepada UMKM yang ada di sejumlah daerah penghasil kopi unggulan di Indonesia, Edukasi dimaksudkan agar UMKM tidak lagi mengandalkan penjualan biji kopi mentah, khususnya ke luar negeri. Selain itu, pihaknya berupaya agar UMKM kopi bisa memperoleh dukungan pendanaan yang memungkinkan pembaruan alat pengolahan biji kopi mentah.

“Ekspor biji kopi yang sudah diolah itu masih sulit bagi UMKM kita, karena biasanya importir itu meminta standar tinggi, mulai dari kadar air, kematangan, hingga ukuran biji kopi [yang ditentukan]. Untuk memenuhi itu semua, selain dibutuhkan pengetahuan, dibutuhkan pula peralatan yang lebih modern,” papar Puspayoga. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
umkm, kopi

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top