Kemenhub Luncurkan E-Hubdat, Ini Fungsinya

E-Hubdat diklaim bisa meningkatkan efektivitas pengawasan serta pengendalian kinerja, agar semua pihak lebih tangkas dalam merespons perubahan strategis.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 05 September 2019  |  12:23 WIB
Kemenhub Luncurkan E-Hubdat, Ini Fungsinya
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kemenhub, Budi Setiyadi

Bisnis.com, JAKARTA -- Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub merilis sistem integrasi yang dibangun untuk pengawasan dan pengendalian kinerja di lingkungan bernama e-Hubdat dalam upaya meningkatkan kinerja.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan bahwa e-Hubdat diklaim bisa meningkatkan efektivitas pengawasan serta pengendalian kinerja, agar semua pihak dalam organisasi lebih tangkas dalam merespons perubahan strategis.

Dia menambahkan munculnya sistem e-Hubdat sangat relevan dengan kondisi terkini di lingkungan kerja yang memiliki banyak sistem aplikasi aktif yang tersebar di 5 unit kerja Eselon II.

"Selain itu, dengan munculnya sistem teknologi informasi dan komunikasi yang semakin cepat berkembang, maka tentunya kita sebagai pengguna harus cepat menyesuaikan perubahan zaman,” jelasnya, Rabu (4/9/2019).

Dengan adanya sistem e-Hubdat, paparnya, bisa mempermudah koordinasi dan pengawasan serta mencegah kemungkinan penyelewengan atau penyimpangan.

“Melalui pengawasan diharapkan dapat membantu melaksanakan kebijakan dan untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan secara efisien dan efektif. Dengan adanya pengawasan maka perencanaan yang diharapkan dapat terpenuhi dan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Cucu Mulyana menambahkan kehadiran e-Hubdat merupakan salah satu jawaban atas tantangan kemajuan zaman khususnya dalam ranah teknologi informasi dan komunikasi.

Dia mengatakan biaya pengadaannya pun terbilang murah yakni Rp100 juta. Belanja modal ini disebut lebih murah dibandingkan sistem sejenis yang digunakan direktorat jenderal lain. Cucu menambahkan versi e-Hubdat akan direvisi dengan versi terbaru pada 2020.

Dalam sistem e-Hubdat dapat terpantau beberapa hal yaitu sistem informasi perizinan online angkutan dan multimoda, vehicle type approval online, sistem informasi kepegawaian, serta e-monitoring dan reporting.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kemenhub

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top