Entitas Bisnis Energi SEAM Group Targetkan IPO pada 2020

PT Sumber Energi Alam Mineral atau SEAM Group merencanakan anak usahanya di bidang energi terpadu, PT Sumber Energi Mahesa Intibara atau SEMI, dapat melakukan Initial Public Offering (IPO) pada 2020.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 04 September 2019  |  14:04 WIB
Entitas Bisnis Energi SEAM Group Targetkan IPO pada 2020
CEO Ascort Asia Group Anthony Soewandy (dari kanan) berbincang dengan CEO PT Sumber Energi Alam Mineral (SEAM) Group Asep Sulaeman Sabanda, dan Vice President Investment Service PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Tjondro Prabowo, di Jakarta, Senin (3/12/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, SEMARANG—PT Sumber Energi Alam Mineral  atau SEAM Group merencanakan anak usahanya di bidang energi terpadu, PT Sumber Energi Mahesa Intibara atau SEMI, dapat melakukan Initial Public Offering (IPO) pada 2020.

SEAM Grup memiliki bisnis utama infrastruktur dan energi terpadu di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. SEAM Group juga memiliki bisnis infrastruktur pendukung dan peternakan di Subang, Jawa Barat.

Asep Sulaeman Sabanda, CEO SEAM Group, mengatakan untuk lebih memfokuskan arah usahanya, SEAM Group akan melakukan restrukturisasi anak usaha menjadi dua bidang, yaitu bidang energi terpadu dan sektor infrastruktur.

Tujuan pemisahan ini adalah agar perusahaan dapat segera menghasilkan tambahan pendapatan dan memperkuat arus kas perusahaan dalam jangka pendek. Khusus untuk bidang energi terpadu, SEAM group membentuk anak usaha baru yaitu PT Sumber Energi Mahesa Intibara (SEMI).

“Perseroan berencana melakukan penawaran saham perdana ke publik (Initial Public Offering/IPO) atas saham SEMI di tahun 2020,” paparnya dalam siaran pers, Rabu (4/9/2019).

Untuk membiayai ekspansi kegiatan usaha, pada akhir 2018 SEAM Group menerbitkan Surat Berharga Investasi – Jangka Pendek (SBI-JP) bekerjasama dengan Ascort Asia Group selaku agen pemasaran, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) selaku agen pemantau, agen pemegang jaminan dan agen pembayaran.

Sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban atas penggunaan dana SBI-JP SEAM yang telah terkumpul, SEAM Group melakukan paparan publik atas kinerjanya.

Dalam paparan ini, Asep Sulaiman menjelaskan, bahwa seluruh dana SBI-JP telah dipergunakan sesuai dengan rencana awal, yakni untuk kegiatan ekspansi dan investasi perusahaan, mulai dari pembangunan jalan hauling, pembelian alat berat, pembukaan lahan tambang, hingga akuisisi tambang dan pelabuhan laut.

SEAM Group juga melebarkan fokus usaha tambang dari Kalimantan Tengah ke Kalimantan Timur. Pasalnya, tambang batubara yang dimiliki perusahaan di Kaltim siap berproduksi dalam waktu dekat.

“Selain itu, tambahan infrastruktur pendukung  yang harus dibangun jauh lebih sedikit daripada tambang di Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Anthony Soewandy, CEO Ascort Asia Group menambahkan, melalui keterbukaan dalam paparan SEAM Group telah memberikan laporan penggunaan dana SBI-JP yang sudah diterima, dan dimanfaatkan sesuai dengan rencana kegiatan ekspansi perusahaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ipo, energi

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top