Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Anjlok, Industri Diminta Serap Produksi Bawang Merah

Pemerintah berencana memanggil pelaku usaha industri makanan dan minuman untuk mendorong serapan bawang merah di tengah tren harga yang anjlok kala musim panen.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 03 September 2019  |  19:16 WIB
Petani mengeringkan bawang merah setelah dipanen di Kampung Cicayur, Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/5/2019). - ANTARA/Raisan Al Farisi
Petani mengeringkan bawang merah setelah dipanen di Kampung Cicayur, Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/5/2019). - ANTARA/Raisan Al Farisi

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah berencana memanggil pelaku usaha industri makanan dan minuman untuk mendorong serapan bawang merah di tengah tren harga yang anjlok kala musim panen.

Harga bawang merah di tingkat petani saat ini terpantau berada di kisaran Rp6.000-Rp8.000 per kilogram, lebih rendah dibanding biaya produksi yang mencapai Rp13.000 per kilogramnya.

"Saya sedang koordinasi dengan Direktorat Jenderal Industri Agro. Besok kami akan panggil Wingsfood, Indofood, untuk menyerap bawang merah," tutur Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Suhanto usai menghadiri rapat koordinasi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Suhanto mengutarakan sejauh ini koordinasi dilakukan dengan membahas produksi bawang merah asal daerah mana saja yang akan diserap.

"Kami baru memperoleh informasi daerah mana. Dari mereka [industri] siap menyerap dan minta informasi pada kami daerah mana yang memang sekarang tidak terserap," kata Suhanto.

Selain masih membahas produksi asal daerah mana yang akan diserap, Suhanto belum bisa memastikan berapa target serapan yang bakal dilakukan untuk stabilisasi harga. Ia menjelaskan volume produksi yang akan diserap ini akan menjadi bagian pembahasan dengan pelaku industri makanan dan minuman.

"Saya belum tahu jumlahnya, maka kita perlu ketemu dulu dengan industri, besok ketemu," tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bawang merah
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top