Hadapi Ketidakpastian Global, ISEI Dorong Penguatan Ekonomi Digital

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) menilai ketidakpastian ekonomi global bisa diatasi melalui penguatan ekonomi digital.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 29 Agustus 2019  |  10:47 WIB
Hadapi Ketidakpastian Global, ISEI Dorong Penguatan Ekonomi Digital
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

Bisnis.com, DENPASAR -- Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) menilai ketidakpastian ekonomi global bisa diatasi melalui penguatan ekonomi digital.

Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Perry Warjiyo mengatakan dalam Sidang Pleno ISEI XX, upaya mendorong pengembangan ekonomi dilakukan dengan mendorong kontribusi pada sektor ekonomi digital. Hal ini terutama karena Indonesia harus menjaga stabilitas dan pertumbuhan di tengah perlambatan ekonomi global.

"Maka seminar nasiobal temanya menavigasikan era digital," ujar Perry yang juga merupakan Gubernur Bank Indonesia, Rabu (28/8/2019).

Dia menjelaskan, selain ekonomi digital fokus pengembangan ekonomi Indonesia juga tentang penguatan sisi manufaktur, keuangan, pariwisata, UMKM, perikanan, dan pengembangan keuangan dalam iklim ekonomi digital.

Perry menyatakan sejumlah sektor ini adalah upaya ISEI mendorong pertumbuhan sumber ekonomi baru di luar komoditas.

Adapun upaya ke depan ISEI adalah mendorong pemerintah untuk memperkuat pendalaman pasar keuangan dan sektor manufaktur. Misalnya; sektor otomotif, garmen, elektronik, serta industri makanan dan minuman.

"Tujuannya untuk mendapat PMA [Penanaman Modal Asing] membiayai sektor prioritas dan memperdalam pasar keuangan maka Indonesia tidak tergantung dari arus investasi portofolio," terangnya.

Guna memperkuat upaya transformasi ekonomi, ISEI juga mengingatkan tentang peningkatan daya saing dan produktivifas melalui transformasi sumber daya manusia (SDM). Dengan penguatan SDM diyakini iklim investasi Indonesia bisa terdongkrak dan lebih baik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ekonomi digital

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top