Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

House Load System Belum Maksimal, Pemulihan Listrik Padam Butuh Waktu Lama

Kemampuan house load system pembangkit di sistem kelistrikan Jawa-Bali tidak bekerja maksimal sehingga pemulihan padamnya listrik secara massal atau blackout membutuhkan waktu yang lama.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 29 Agustus 2019  |  14:11 WIB
Pekerja melakukan pemeliharaan rutin di Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Grati di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (21/3/2019). - ANTARA/Widodo S Jusuf
Pekerja melakukan pemeliharaan rutin di Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Grati di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (21/3/2019). - ANTARA/Widodo S Jusuf

Bisnis.com, JAKARTA Kemampuan house load system pembangkit di sistem kelistrikan Jawa-Bali tidak bekerja maksimal sehingga pemulihan padamnya listrik secara massal atau blackout membutuhkan waktu yang lama.

Berdasarkan catatan Bisnis, blackout yang terjadi pada 5 Agustus 2019 karena gangguan transmisi membutuhkan waktu pemulihan total kurang lebih 30 jam sampai seluruh wilayah Jawa bagian barat normal.

Sementara itu, listrik padam kembali lagi terjadi pada Rabu (28/8/2019) dengan waktu pemulihan kurang lebih sekitar 1 jam. Lantaran gangguan terjadi pada pembangkit, yakni PLTGU Muara Karang, proses pemulihan menjadi lebih cepat. 

Meskipun demikian, PT PLN (Persero) mengatakan pihaknya sedang mengecek kemampuan house load masing-masing pembangkit untuk meningkatkan pemulihan lama padam.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT PLN (Persero) Sripeni Inten Cahyani mengatakan dengan kemampuan house load seharusnya pembangkit tetap dapat beroperasi meskipun mengalami gangguan pada sistem distribusi. Setidaknya, pembangkit mampu menyala dalam waktu kurang lebih 45 menit untuk menghidupkan mesin. 

Namun, saat terjadi blackout pada 5 Agustus 2019, kemampuan house load masing-masing pembangkit menurun dan hanya bertahan dalam hitungan micro second

"Kemampuan kita untuk menaikkan [tegangan] dengan cepat sudah tidak [bisa] dan ini sistemnya yang tidak cukup kuat," katanya, Rabu (28/8/2019). 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN listrik padam
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top