Marak Penipuan, Ini Imbauan Ditjen Pajak

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak akhirnya membuka suara sehubungan dengan maraknya penipuan yang mengatasnamakan institusi tersebut.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 27 Agustus 2019  |  07:46 WIB
Marak Penipuan, Ini Imbauan Ditjen Pajak
Karyawan berkomunikasi di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak di Jakarta, Senin (10/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak akhirnya membuka suara sehubungan dengan maraknya penipuan yang mengatasnamakan institusi tersebut.

Otoritas pajak memastikan bahwa pihaknya tidak menjual produk atau layanan apapun kepada masyarakat wajib pajak ataupun instansi pemerintah lainnya.

Tak hanya itu, Ditjen Pajak juga tidak menawarkan, mengimbau, meminta, atau memerintahkan kepada masyarakat wajib pajak ataupun instansi pemerintah lainnya untuk membeli atau memiliki buku.

Termasuk brosur atau produk lain apapun yang terkait perpajakan dengan membayar biaya apapun (ongkos kirim, ongkos cetak, biaya administrasi, dan sebagainya) atau untuk mengikuti workshop, seminar, atau kegiatan lainnya yang berbayar atau dipungut biaya.

Selain itu, Ditjen Pajak tidak menawarkan, mengimbau, meminta, atau memerintahkan wajib pajak untuk menyetorkan pembayaran pajak ke rekening atas nama pribadi, perusahaan, atau instansi apapun.

"Seluruh pelayanan yang disediakan Ditjen Pajak diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun," ungkap Ditjen Pajak melalui keterangan resminya, Selasa (27/8/2019).

Adapun seluruh pembayaran pajak dilakukan melalui sistem elektronik E-billing atau Surat Setoran Pajak pada Bank Persepsi atau Kantor Pos tertentu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ditjen pajak

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top