Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sanwamas Perkuat Persaingan di Sektor Bisnis Konstruksi Indonesia

Ikut meramaikan pembangunan di Indonesia, Sanwamas perkuat posisinya ke bidang bisnis konstruksi dengan menggandeng Rodamas Group.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 17 Agustus 2019  |  03:00 WIB
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan gedung bertingkat di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (2/8). - JIBI/Dwi Prasetya
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan gedung bertingkat di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (2/8). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — Ikut meramaikan pembangunan di Indonesia, Sanwamas perkuat posisinya ke bidang bisnis konstruksi dengan menggandeng Rodamas Group.

Sejak awal produksinya pada 1996 lalu, PT Sanwamas Metal Industry telah memproduksi dan menjual berbagai rolling door, untuk keamanan dan kenyamanan bangunan di Indonesia.
Saat ini, Presiden Direktur Sanwamas Hantarman Budiono mengatakan, perusahaannya telah memiliki 60 pabrik di 24 negara dengan lebih dari 9.000 pekerja dan terdapat lebih dari 450 outlet penjualan di seluruh dunia.
Berdasarkan data tahun fiskal 2018, Sanwa Holdings di Jepang sendiri sudah membukukan pendapatan Rp29,52 triliun. Kemudian, di Amerika Utara pendapatannya mencapai Rp15,15 triliun, dan di Eropa penghasilannya mencapai Rp8,73 triliun.
Saat ini, menggandeng Rodamas Group, yang merupakan perusahaan distribusi, makanan, produk kesehatan, kimia, percetakan dan pengemasan, hingga bahan bangunan, bakal punya dua pabrik di Bekasi dan Surabaya.
"Kedua lokasi tersebut dipilih untuk menjangkau konsumen rolling door di Indonesia bagian Barat dan Timur," ungkap Hantarman melalui siaran pers, Jumat (16/8/2019).
Hantarman menambahkan, Sanwamas sudah berkecimpung di dunia manufaktur rolling door selama 23 tahun, dan telah mendistrbusikannya ke berbagai produk bangunan baik komersial, industrial, hingga residensial di Indonesia.
Semakin mempertegas eksistensinya, Sanwamas juga terlibat aktif dalam pembangunan aneka infrastruktur di Indonesia seperti megaproyek Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta, Light Rail Transit (LRT) Palembang, dan Depo LRT Palembang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

konstruksi
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top