Investor asal Eropa Berminat Lakukan Ekspansi Bisnis di Indonesia

Sebanyak 29% dari responden menyatakan bahwa mereka memiliki rencana untuk melakukan ekspansi bisnisnya untuk 12 bulan ke depan.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 09 Agustus 2019  |  10:32 WIB
Investor asal Eropa Berminat Lakukan Ekspansi Bisnis di Indonesia
Investasi dan transaksi perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa. - Bisnis/Tri Utomo

Bisnis.com, JAKARTA -- Sebanyak 29% dari responden menyatakan bahwa mereka memiliki rencana untuk melakukan ekspansi bisnisnya untuk 12 bulan ke depan.

Hal tersebut merupakan hasil dari Indeks Kepercayaan Bisnis Kamar-Kamar Dagang Eropa 2019 (BIC 2019) yang merupakan survei tahunan yang diadakan untuk ketujuh kalinya. Survei ini menyajikan rangkaian cuplikan ekonomi dan kinerja pemerintah terhadap pendapatan, jumlah pegawai, laba dan investasi di masa depan.

Minat ekspansi di Bali tumbuh 21% jika dibandingkan dengan periode 2017-2018 diikuti dengan minat ekspansi di Jawa Timur yang tumbuh 19% serta Sumatera dan Kalimantan sebesar 15%.

Ada peningkatan pandangan yang sangat positif pada kondisi politik dan tren positif pada kebijakan peraturan dan hukum. Namun ada kekhawatiran yang meningkat secara signifikan pada dampak proteksionisme dan terorisme dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Bersamaan dengan kekhawatiran proteksionisme, sentimen responden menunjukkan bahwa faktor lainnya seperti regulasi, inefisiensi birokrasi, regulasi pajak dan impor serta stabilitas politik dan sosial tidak akan begitu membebani bisnis untuk beberapa waktu ke depan.

Namun, ada persentase ketidakpastian investasi yang lebih tinggi untuk beberapa tahun mendatang yang meningkat sekitar 6% dari periode terakhir menjadi 43%. Di sisi lain, minat investasi turun sebesar 5% menjadi 35%.

Meski sentimen terhadap minat investasi di Indonesia tercatat positif, pemerintah Indonesia disarankan untuk tetap meningkatkan daya tarik Indonesia dibandingkan dengan negara lain di Asean.

Nick Holder, Sekretaris Kehormatan Kamar Dagang Inggris di Indonesia (BritCham), mengatakan bahwa meskipun keseluruhan proyeksi investasi di Indonesia terlihat positif, beberapa sektor masih berjuang untuk menawarkan daya tarik guna memenuhi potensi bisnis di antara pesaing Asean lainnya.

"Kami menyambut baik adanya beberapa kebijakan baru yang lebih positif dan suportif, seperti langkah-langkah untuk mendukung kolaborasi yang lebih besar di sektor pendidikan vokasi dan perguruan tinggi guna meningkatkan kemampuan para tenaga kerja," kata Holder, Jumat (9/8/2019).

Dia menambahkan, dengan prospek ekonomi makro dan kemajuan yang positif di Indonesia pada beberapa sektor khususnya infrastruktur, minat investasi dan perdagangan dari seluruh Eropa menunjukkan sentimen yang positif untuk mengalami peningkatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
investasi

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top