BCI 2019: Minat Investasi di Indonesia Tetap Positif

Hasil dari Indeks Kepercayaan Bisnis Kamar-Kamar Dagang Eropa 2019 (BIC 2019) mengungkapkan bahwa minat investasi di seluruh Indonesia tetap memberikan sentimen positif di tengah tantangan dan isu domestik.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 09 Agustus 2019  |  10:25 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Hasil dari Indeks Kepercayaan Bisnis Kamar-Kamar Dagang Eropa 2019 (BIC 2019) mengungkapkan bahwa minat investasi di seluruh Indonesia tetap memberikan sentimen positif di tengah tantangan dan isu domestik.

BCI 2019 merupakan survei tahunan yang diadakan untuk ketujuh kalinya  itu menyajikan rangkaian cuplikan ekonomi dan kinerja pemerintah terhadap pendapatan, jumlah pegawai, laba, dan investasi pada masa depan.

Ketua Dewan EuroCham Indonesia Corine Tap mengatakan bahwa survei ini berfokus pada kerangka peraturan di Indonesia, khususnya yang berhubungan dengan potensi dan prospek reformasi ekonomi, iklim investasi, dan rencana investasi.

"Dengan memperkuat kolaborasi, kami yakin bahwa hasilnya dapat mengundang lebih banyak investasi dan ekspansi lebih lanjut dari bisnis Uni Eropa yang telah diinvestasikan di Indonesia," ujar Tap dalam paparan hasil survei BCI 2019, di Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Dari survei yang dilakukan pada Mei 2019, beberapa temuan utama dari laporan tahun ini antara lain meskipun mengalami penurunan, 60% responden memandang prospek bisnis masih relatif stabil dibandingkan dengan periode 2017-2018.

Sejumlah faktor seperti perang dagang, pemilihan presiden hingga kerusuhan yang terjadi di Jakarta pada Mei 2019 turut menjadi alasan mengapa prospek bisnis di Indonesia untuk 12 bulan ke depan mengalami penurunan.

Secara sektor, prospek bisnis untuk perhotelan atau perjalanan serta makanan dan minuman tercatat kurang positif dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Angka kepercayaan diri terhadap prospek bisnis perhotelan dan perjalanan turun sebesar 9%, sedangkan prospek bisnis makanan dan minuman turun 5% secara tahunan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
investasi

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top