Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Listrik Jakarta Sudah Normal, PLN Jamin Jawa Barat dan Banten Tuntas Malam Ini

PT PLN (Persero) mengaku masih berupaya menyalakan pembangkit berkapasitas 700 MW untuk menyalakan listrik di Jawa Barat dan 300 MW di Banten hingga Senin (5/8/2019) malam pukul 22.30 WIB untuk memastikan seluruh sistem Jawa bagian barat normal. 
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 05 Agustus 2019  |  21:44 WIB
Pelanggan memeriksa jaringan listrik PLN di salah satu Rusun di Jakarta, Selasa (11/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Pelanggan memeriksa jaringan listrik PLN di salah satu Rusun di Jakarta, Selasa (11/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA PT PLN (Persero) mengaku masih berupaya menyalakan pembangkit berkapasitas 700 MW untuk menyalakan listrik di Jawa Barat dan 300 MW di Banten hingga Senin (5/8/2019) malam pukul 22.30 WIB untuk memastikan seluruh sistem Jawa bagian barat normal. 

Direktur Bisnis Regional Jawa bagian Barat PLN Haryanto WS mengatakan saat ini sistem kelistrikan di DKI Jakarta sudah berjalan normal dengan tidak terjadi pemadaman sejak Senin (5/8/2019) pukul 17.50 WIB. Penormalan sistem tersebut menyusul masuknya pembangkit berkapasitas 5.000 MW pada sore hari dan 3.000 MW pada malam hari tadi. 

Sementara itu, diakuinya masih ada sebagian wilayah Jawa Barat dan Banten yang masih belum menyala. WIlayah yang belum menyala tersebar di masing-masing daerah tersebut akan menyala perlahan seiring dengan masuknya pembangkit yang pengoperasiannya sedang diupayakan malam ini. 

Sebelumnya, siang tadi sekitar pukul 12.00 WIB, PLN telah menyalakan sejumlah pembangkit listrik dengan kapasitas 9.194 MW ke sistem kelistrikan Jawa-Bali. Adapun pembangkit yang sudah menyala yakni PLTU Suralaya 3 dan 8, Pembangkit Priok Blok 1-4, Pembangkit Cilegon, Pembangkit Muara Karang, PLTP Salak, PLTA Saguling, PLTA Cirata, Pembangkit Muara Tawar, Pembangkit Indramayu, Pembangkit Cikarang, PLTA Jatiluhur, PLTP Jabar. 

Selain itu, total ada 23 gardu induk tegangan ekstra tinggi (GITET) telah beroperasi.  

Menurutnya, selain beroperasinya pembangkit, keseluruhan empat sirkuit yang mengalirkan listrik dari jawa bagian timur ke barat juga sudah beroperasi. 

"Malam ini bisa kita selesaikan penyalaan kembali pelanggan yang padam. Terakhir nanti di jam 22.30 masih ada pembangkit yang bisa kita operasikan dan menambah pembangkit yang tadi kita operasikan dan menyusul pembangkit malam ini," katanya, Senin (5/8/2019). 

Menurutnya, sebagai langkah antisipasi pemadaman, PLN sedang mendorong realisasi penambahan pembangunan dua sirkuit dari sistem jawa bagian timur ke barat. Setelah penambahan transmisi tersebut rampung, total akan ada enam sirkuit yang mengalirkan listrik dari Jawa bagian timur ke barat. 

Selain itu, PLN juga mendorong realisasi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Jawa-7 di Banten dan PLTU Jawa-8 di Cilacap dengan kapasitas masing-masing 1.000 MW. 

"Sistem Jawa-Bali sudah lama kita bangun paling besar dan PLN berupaya untuk memperbaiki semakin kuat dan handal dan bisa melayani masyarakat karena pasar Jawa-Bali itu 70 persen dari pasar PLN," katanya. 

Haryanto mengakui saat pemadaman terjadi PLN memang menjadikan pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) Muara Karang sebagai cadangan dingin. Namun, dia memastikan meskipun PLTGU tersebut menjadi cadangan putar, tetap tidak bisa menjamin sistem tidak mengalami gangguan. 

Hal tersebut juga berlaku apabila PLTU Priuk menjadi cadangan putar saat kejadian terjadi. 

Selain itu, soal adanya gangguan sengon pada transmisi Ungaran-Pemalang, menurutnya hal itu bisa terjadi. PLN masih melakukan kajian lebih lanjut mengenai penyebab terganggunya sistem. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN pemadaman listrik
Editor : Lucky Leonard

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top