Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Luhut : PLN Harus Dipimpin Sosok yang Paham Teknologi

PLN harus dipimpin oleh sosok yang tak hanya mengerti terkait manajemen keuangan (finansial) tetapi juga memahami teknologi yang terkait di dalamnya.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 05 Agustus 2019  |  20:30 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) saat mengunjungi Dermaga Jetty Samosir di kawasan Pantai Pasir Putih, Samosir, Sumut, Selasa (30/7/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) saat mengunjungi Dermaga Jetty Samosir di kawasan Pantai Pasir Putih, Samosir, Sumut, Selasa (30/7/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - PLN harus dipimpin oleh sosok yang tak hanya mengerti terkait manajemen keuangan (finansial) tetapi juga memahami teknologi yang terkait di dalamnya.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Maritim (Menko Maritim) Luhut Pandjaitan hal ini merupakan salah satu butir evaluasi yang disampaikan Presiden Joko widodo terkait insiden padamnya listrik hingga berjam-jam di sebagian wilayah kerja sistem kelistrikan Jawa-Bali, berlangsung sejak Minggu (4/8/2019) sekitar pukul 11.50 WIB.

“Jadi, Presiden sudah memerintahkan evaluasi. Harus ada evaluasi mendasar,” ujar Luhut, Senin (5/8/2019).

Menurut luhut, hingga saat ini evaluasi dan audit terkait putusnya transmisi pada sirkuit utara Ugaran-Pemalang pada sistem Jawa Bali masih terus dikakukan. Audit ini pun rencananya akan melibatkan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

“Masih diaudit. Kita belum tidak bisa berandai-andai,” tambahnya.

Luhut mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo sangat marah atas kejadian ini dan menurut Luhut hal tersebut wajar.

Kendati demikian, dia juga mengingatkan bahwa insiden padamnya listrik massal ini tidak hanya terjadi di Jakarta tetapi pernah juga timbul di sejumlah kota-kota besar dunia seperti New York pada Juli lalu.

“Tapi jangan lupa New York juga pernah kejadian, Australia juga,” katanya.

Kejadian padamnya listrik massal di New York terjadi tepatnya di Manhattan pada 13 Juli 2019 lalu. Listrik kemudian baru mengalir kembali setelah padam selama 5 jam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN Luhut Pandjaitan
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top