Siapkan Bali Baru di Danau Toba, Menhub Investasi Rp600 Miliar untuk Sarana Transportasi

Kementerian Perhubungan tengah mengembangkan sejumlah infrastruktur transportasi guna mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Danau Toba dengan investasi yang dikeluarkan hingga Rp600 miliar.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 29 Juli 2019  |  10:37 WIB
Siapkan Bali Baru di Danau Toba, Menhub Investasi Rp600 Miliar untuk Sarana Transportasi
Danau Toba dilihat dari Geosite Sipinsur Kabupaten Humbang Hasundutan. JIBI - Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan tengah mengembangkan sejumlah infrastruktur transportasi guna mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Danau Toba  dengan investasi yang dikeluarkan hingga Rp600 miliar.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa Danau Toba merupakan satu dari sekian destinasi wisata di Indonesia. Pihaknya akan mengembangkan 12 pelabuhan penyeberangan di wilayah tersebut.

"Kita akan kembangkan sejumlah infrastruktur transportasi disini, seperti di Pelabuhan Muara ini,” jelasnya dalam keterangan yang diterima Bisnis, Senin (29/7/2019).

Total investasi yang telah dikeluarkan sampai dengan tahun 2020 yaitu sekitar Rp600 miliar. Adapun, 12 pelabuhan penyeberangan yang ada di kawasan Danau Toba akan dikembangkan yaitu Pelabuhan Balige, Muara, Ambarita, Ajibata, Simanindo, Tigaras, Sipinggan, Onanrunggu, Onanbaru, Neinggolan, Pakkara, dan Marbuntoruan.

Menurutnya, saat ini prioritas dari Pemerintah adalah memberikan dukungan di daerah Danau Toba untuk menjadi 10 Bali Baru sama seperti Labuan Bajo, Kuta Mandalika, Belitung, Kepulauan Seribu, Wakatobi, Tanjung Lesung, Morotai, Borobudur dan Bromo.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, pihaknya membangun 5 kapal besar untuk melayani angkutan penyeberangan di Danau Toba. Satu diantaranya yaitu Kapal Motor Ihan Batak sudah siap digunakan setelah dua tahun proses pembangunan. Namun, dia akan tetap memperhatikan kapal-kapal kecil milik masyarakat.

"Selain membangun 5 kapal, Kemenhub juga memberdayakan kapal disini. Ini bagian dari penghidupan masyarakat jadi kita harus perhatikan juga bahwa masyarakat tidak boleh tersingkirkan. Kita buat kapal-kapal besar tapi kapal kecil masyarakat tetap dioperasikan dengan memperhatikan aspek keselamatan," jelasnya.

Dia menargetkan pada 2020, pengembangan sarana dan prasarana transportasi di Danau Toba sudah siap semuanya.

"Paling penting adalah kita memberikan prioritas kepada danau toba untuk menjadi bali baru. Kita lihat pembangunan sudah dua tahun ini kota lakukan. Kapal ikan batak sudah siap dan kita akan koordinasi dengan fungsi yang lain. Kita harapkan 2020 sudah siap semua," ungkap Menhub Budi.

Ditjen Perhubungan Darat memberikan dukungan transportasi darat untuk pengembangan KSPN Danau Toba, meliputi pembangunan 12 pelabuhan yang terdiri dari satu pembangunan pelabuhan danau yang akan selesai tahun 2019, enam pembangan pelabuhan selesai tahun 2020, satu pelabuhan lanjutan dan empat pembangunan baru.

Sedangkan untuk pengadaan kapal yaitu satu Kapal Ro-Ro telah selesai tahun 2018, satu unit Kapal Ro-Ro selesai tahun 2019, satu unit Kapal Ro-Ro selesai tahun 2020 dan dua unit bus air selesai tahun 2020.

Kemudian, pengadaan fasilitas perlengkapan jalan KSPN Danau Toba tahun 2019-2020 yaitu lingkar dalam Pulau Samosir, Ruas Jalan Kabanjehe-Sidikalang, Ruas Jalan Nasional di Kab. Simalungun dan Ruas Jalan D. Merangir- P. Siantar - Parapat.

Selanjutnya, penyediaan delapan lintasan angkutan antarmoda dan fasilitas pendukung KSPN Danau Toba Tahun 2019 dan 2020
yaitu, Lintasan Silangit – Ajibata Via Sibisa/Kaldera, Lintasan Silangit – Tarutung, Lintasan Silangit – Dolok Sanggul, Lintasan Ajibata – P. Siantar (Stasiun Kereta Api), Lintasan Teluk Nibung – Ajibata, Pelayanan Shuttle Balige, Pelayanan Shuttle Parapat, dan Pelayanan Shuttle Tapanuli Utara (Huta Ginjang).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
danau toba

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top