Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Begini Kata Menteri PUPR Terkait dengan Rencana Peletakan Batu Pertama Ibu Kota Baru

Seusai rapat dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dalam waktu dekat, data-data terkait pemindahan ibu kota sudah lengkap.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 28 Juli 2019  |  16:09 WIB
Presiden Joko Widodo berjalan di kawasan hutan saat meninjau salah satu lokasi calon ibu kota negara di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo berjalan di kawasan hutan saat meninjau salah satu lokasi calon ibu kota negara di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA — Desas desus peletakan batu pertama untuk ibu kota baru di Kalimantan pada bulan depan langsung dibantah secara tegas oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa tidak mungkin dilakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Agustus 2019 karena masih diperlukan perizinan dari berbagai pihak dan memakan waktu lama.

"Harus izin DPR dulu dan harus ada undang-undangnya tidak semudah itu. Mungkin bulan depan Presiden akan menyampaikan program ini dalam pidato. Mungkin," ujarnya menjawab pertanyaan Bisnis, pekan lalu.

Menurut Basuki, program ini akan disampaikan dalam pidato kenegaraan pada bulan depan untuk disosialisasikan lebih lanjut.

Basuki mengatakan bahwa seusai rapat dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam waktu dekat, data-data terkait pemindahan ibu kota sudah lengkap.

"Kemarin kami rapat di Bappenas, kami mengkaji lebih dalam supaya 2 bulan ini datanya lebih lengkap untuk bisa disajikan ke Presiden sehingga Presiden bisa memutuskan di mana lokasinya."

Basuki menuturkan bahwa untuk desain kota baru ditetapkan sesuai dengan lokasi yang sudah diputuskan oleh Presiden, selain Presiden pada kebijakan teknis diputuskan oleh Bappenas, Kementerian PUPR, dan juga DPR.

Ketika disinggung terkait dengan dipilihnya Bukit Soeharto di Kalimantan Timur, Basuki hanya tertawa dan tidak mau menanggapi lebih lanjut.

Bukit Soeharto adalah lokasi calon ibu kota negara yang ditinjau Presiden beberapa waktu lalu dan terletak di antara Balikpapan dengan Samarinda.

Saat ini, dua kota utama di Kaltim itu siap terhubung dengan jalan tol sepanjang 99 kilometer. Jalan tol tersebut dikelola oleh PT Jasamarga Balikpapan Samarinda, anak usaha PT Jasa Marga Tbk.

Penetapan dan pengumuman lokasi ibu kota baru nanti akan langsung diumumkan Presiden Joko Widodo. Rencananya, penetapan lokasi disampaikan pada tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ibu kota Ibu Kota Dipindah
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top