Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wika Realty Alokasikan 30 Persen Pengembangan ke Rumah Tapak

Anak usaha PT Wijaya Karya Tbk. itu sedang melakukan pengembangan rumah tapak di sejumlah daerah di Indonesia. Pengembangan di Manado menjadi andalan saat ini.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 25 Juli 2019  |  21:05 WIB
Tamansari Bukit Mutiara, Jl. MT. Haryono Ring Road, Balikpapan, Kalimantan Timur. - WIKA REALTY
Tamansari Bukit Mutiara, Jl. MT. Haryono Ring Road, Balikpapan, Kalimantan Timur. - WIKA REALTY

Bisnis.com, JAKARTA — PT Wijaya Karya Realty mulai gencar mengembangkan properti rumah tapak. Saat ini, anak perusahaan PT Wijaya Karya Tbk. itu  masih mengandalkan pasar kelas menengah atas, namun tidak menutup kemungkinan mengembangkan rumah murah.

Presiden Direktur PT Wijaya Karya Realty Agung Salladin mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan pengembangan rumah tapak di sejumlah daerah di Indonesia. Pengembangan di Manado menjadi andalan saat ini.

Adapun, untuk pasar rumah tapak di daerah seperti di Samarinda dan Balikpapan masih berat sehingga untuk produk yang sudah dibuka penjualannya dilanjutkan, sedangkan yang belum dikembangkan ditahan terlebih dahulu.

“Memang portofolio landed [tapak] memang sedang kami tambah. Lokasi ada enam di Balikpapan, Samarinda, Manado, Bogor, Depok, dan Palembang. Namun, secara persentase hanya 30 persen dari seluruh pembangunan properti, kami kebanyakan [membangun] high rise,” kata Agung kepada Bisnis, Kamis (25/7/2019).

Ke depan, lanjut Agung, kalau pengembangan kawasan hunian perkotaan (township) seperti yang akan dibangun di Cakung, portofolionya akan bertambah lagi.

Landed ini selain risikonya rendah, pasarnya juga lebih gampang jualannya. Dan Wika Rrealty sudah pede banget untuk mengembangkan landed karena produk kami dari konsepnya, produknya, sangat diminati pasar,” kata Agung.

Wika Realty saat ini masih mengutamakan penjualan rumah tapak ke segmen menengah dan menengah atas dengan harga hunian di atas Rp1 miliar. Namun, demi konsumen, kata Agung, akan ikut dibangun beragam fasilitas pendukung seperti infrastruktur yang bekerja sama dengan induk PT Wijaya Karya Tbk.

Wika Realty juga tidak menutup kemungkinan untuk mengembangkan hunian murah dengan kisaran harga Rp600 jutaan—Rp700 jutaan. “Kami masih cari lahannya, yang bisa dapat harga segitu.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah tapak wika realty
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top