Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Atasi Masalah Lubang Tambang, KLHK Tingkatkan Kerja Sama dengan Kementerian ESDM

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan mengintensifkan kerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menyelesaikan masalah lubang tambang yang belum direklamasi.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  18:05 WIB
Salah satu lokasi pertambangan batu bara di Kalimantan Timur. - JIBI/Rachmad Subiyanto
Salah satu lokasi pertambangan batu bara di Kalimantan Timur. - JIBI/Rachmad Subiyanto

Bisnis, JAKARTA--Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan mengintensifkan kerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menyelesaikan masalah lubang tambang yang belum direklamasi.

Rasio Ridho Sani, Direktur Penegakan Hukum KLHK, mengatakan pengawasan masalah reklamasi perusahaan tambang merupakan ranah Kementerian ESDM. Namun, pihaknya akan ikut bergerak dengan menjalin kerja sama bersama Kementerian ESDM.

"Saat ini, kami mengintensifkan kerja sama dengan Kementerian ESDM guna menanggulangi dampak-dampak pertambangan," kata Rasio pada acara Peran Jurnalistik dan Media Sosial terhadap Kejahatan LHK, di Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019). 

Rasio melanjutkan selama ini pihaknya sudah beberapa kali menyelesaikan masalah lubang tambang yang tidak direklamasi di Kalimantan dan beberapa wilayah lainnya. Dia mencontohkan, tahun lalu Ditjen Gakkum KLHK berhasil menyita tujuh ekskavator pertambangan bauksit ilegal yang dilakukan oleh PT Laman Mining di Kecamatan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang.

Baru-baru ini juga KLHK menutup kegiatan penambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan hutan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Lebak, Banten.

Dia menegaskan ke depan, pihaknya akan menggunakan instrumen hukum terkait perlindungan lingkungan hidup dan kehutanan dalam menyelesaikan masalah reklamasi tambang yang telantar.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla memanggil Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri LHK Siti Nurbaya, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono untuk menyelesaikan permasalahan bekas lahan tambang-tambang yang berizin maupun tidak. Menurutnya, pengaturan pemulihan lahan eks tambang merupakan persoalan mendesak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertambangan kementerian esdm klhk
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top