Kembangkan Teknologi Daur Ulang Sampah, Coca Cola Gaet Startup

Coca Cola Indonesia berkolaborasi dengan startup pegiat penanganan sampah untuk membangun sistem persampahan dan daur ulang yang lebih baik dalam program Plastic Reborn 2.0.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 17 Juli 2019  |  17:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Coca Cola Indonesia berkolaborasi dengan startup pegiat penanganan sampah untuk membangun sistem persampahan dan daur ulang yang lebih baik dalam program Plastic Reborn 2.0.

Inisiatif Plastic Reborn merupakan upaya Coca Cola Indonesia dalam menerapkan visi world without waste. Sebelumnya, melalui Plastic Reborn 1.0, Coca-Cola telah mengedukasi lebih dari 4,300 siswa sekolah menengah atas (SMA).

Selain itu, Coca-Cola juga memfasilitasi pengumpulan botol kemasan plastik minuman di lebih dari 100 titik sekolah & universitas di kawasan Jakarta dan Bekasi, untuk kemudian dikelola dan diproses menjadi tas serbaguna bernilai komersial.

Hal itu diharapkan dapat turut mendorong terciptanya praktik pengelolaan sampah terintegrasi dan berkelanjutan melalui pendekatan recyling–upcyling yang diintegrasikan dengan pendekatan circular economy.

Triyono Prijosoesilo, Public Affairs and Communications Director Coca-Cola Indonesia, mengatakan melalui Plastic Reborn 1.0, pihaknya mempelajari bahwa dasar pengelolaan sampah yang berkelanjutan adalah pengumpulan limbah kemasan yang tepat.

"Ini yang menjadi prinsip utama dalam Plastic Reborn 2.0, sehingga yang akan menjadi fokus utama adalah kolaborasi dari para startup penggiat penanganan sampah yang akan bersinergi untuk membangun market place yang lebih efisien untuk sistem persampahan dan daur ulang," ujarnya Rabu (17/7/2019).

Dalam Plastic Reborn 2.0 perseroan bersama Ancora Foundation mengajak dan membina talenta-talenta muda, pegiat sampah untuk berkolaborasi menghasilkan solusi pengumpulan limbah kemasan yang berorientasi pada penggunaan teknologi.

Ancora Foundation sebagai mitra Coca Cola Indonesia berperan sebagai pelaksana yang memiliki fungsi untuk menjalankan tahap engage (fase seleksi & pitching), nurture (fase akselerasi), dan advance (fase amplifikasi). Ancora Foundation telah mengidentifikasi dan menyeleksi 20 organisasi yang berfokus pada pemanfaatan teknologi dalam hal sistem pengumpulan dan recycling  sampah di Indonesia untuk dapat masuk ke dalam Plastic Reborn 2.0.

"Setelah melalui beberapa tahap, kami memutuskan bahwa Clean Up, Mall Sampah dan Gringgo merupakan tiga startup terpilih dengan proposal bisnis terbaik yang akan bersama-sama menjalankan kolaborasi di Plastic Reborn 2.0,” ujar Ahmad Zakky Habibie, Chief Operating Officer Ancora Foundation.

Ketiga startup terpilih tersebut diberikan hibah senilai total US$250,000. Dana tersebut akan dimanfaatkan oleh ketiga startup terpilih untuk meningkatkan kapabilitas perusahaan serta mengembangkan model bisnis dalam hal sistem pengumpulan dan pemrosesan limbah yang lebih baik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sampah, coca cola

Editor : Galih Kurniawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top