Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

CKD Otto Pharma Produksi Obat Anti-Kanker Bersertifikat Halal

PT CKD Otto Pharmaceuticals bakal memproduksi obat-obatan bersertifikasi halal di dalam negeri pada tahun ini.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 09 Juli 2019  |  15:01 WIB
Ilustrasi - Livescience
Ilustrasi - Livescience

Bisnis.com, JAKARTA – PT CKD Otto Pharmaceuticals bakal memproduksi obat-obatan bersertifikasi halal di dalam negeri pada tahun ini. Perseroan akan memproduksi beberapa obat anti-kanker seperti Oxaliplatin, Gemcitabine, dan Docetaxel.

Presiden Direktur CKD Otto Pharma Baik In-Hyun mengatakan perseroan akan memproduksi obat anti-kanker berupa obat injeksi dalam bentuk cair dan bubuk.

Tahun lalu, ujarnya, perseroan telah mendapatkan sertifikasi pembuatan obat dari Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM) dan Kementerian kesehatan. Selain itu, In-Hyun mengatakan perseroan telah mendapatkan sertifikasi halal pada pertengahan kuartal I/2019.

“Hal ini menjadikan kami perusahaan farmasi pertama untuk produk onkologi [obat kanker] dengan sertifikasi halal di Indonesia,” ujarnya, Selasa (9/7/2019).

Perseroan memiliki kapasitas produksi sebesar 1,6 juta vial per tahun. Adapun, nilai investasi yang dikucurkan dalam pembangunan fasilitas tersebut mencapai US$30 juta.

In-Hyun mengatakan perseroan menargetkan untuk menguasai 30% pangsa pasar obat anti-kanker di dalam negeri pada 2024. Adapun untuk pasar global, katanya, perseroan menargetkan dapat mengekspor obat anti-kanker ke Timur Tengah, Afrika Utara, Eropa, dan Asia Tenggara.

CKD Otto Pharma merupakan perusahaan patungan antara perusahaan farmasi asal Korea Selatan Chon Kun Dang Pharmacecutical Corp. dan PT Otto Pharmaceuticals Industries. Selain memproduksi obat anti-kanker, perseroan juga akan memproduksi obat immunosuppressant.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top