Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jasa Marga Gandeng LinkAja, Bayar Tol Bisa Tanpa Kartu

Stiker RFID tertempel pada kendaraan dan akan terhubung dengan aplikasi FLO di ponsel. Praktik ini merupakan salah satu bentuk implementasi single lane free flow (SLFF).
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 01 Juli 2019  |  16:15 WIB
Gardu Tol khusus untuk pengguna aplikasi FLO. Aplikasi ini menjadi bentuk penerapan transaksi tol tanpa berhenti atau single lane free flow. - Jasa Marga
Gardu Tol khusus untuk pengguna aplikasi FLO. Aplikasi ini menjadi bentuk penerapan transaksi tol tanpa berhenti atau single lane free flow. - Jasa Marga

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menggandeng PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) dalam sistem pembayaran tol.

Dalam kerja sama ini, pembelian voucher elektronik FLO bisa menggunakan LinkAja, uang elektronik berbasis server besutan Finarya.

Direktur Utama PT JMTO Septerianto Sanaf mengatakan pihaknya sedang melakukan uji coba pengguna aplikasi FLO yang menggunakan teknologi RFID atau  Radio Frequency Identification. Stiker RFID tertempel pada kendaraan dan akan terhubung dengan aplikasi FLO di ponsel. Praktik ini merupakan salah satu bentuk implementasi single lane free flow (SLFF).

“Nantinya, untuk pengguna LinkAja yang sudah melakukan pembelian voucher FLO melalui platform LinkAja, dapat melewati atau mengakses Gerbang Tol khusus di Jalan Tol Jasa Marga dengan menggunakan aplikasi FLO," jelas Septerianto dalam siaran pers, Senin (1/7/2019).

Menurut Septerianto atau akrab dipanggil Aan, penggunaan FLO akan difokuskan di wilayah Jabodetabak. Sebelumnya JMTO telah melakukan ujicoba di Jalan Tol Sedyatmo dan Jalan Tol Bali Mandara dengan menggandeng Bus DAMRI, Taksi Blue Bird, dan kendaraan operasional Garuda Indonesia.

Hingga akhir Juni 2019, JMTO telah menyediakan 20 gerbang tol untuk bisa melayani transaksi SLFF, tersebar di Jalan Tol Jagorawi, Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jalan Tol Jakarta-Tangerang-Cengkareng, Jalan Tol Sedyatmo dan Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Aan menyebut, hingga akhir tahun JMTO menargetkan penyediaan 200 gardu khusus FLO. Untuk itu, dia berharap aplikasi FLO dan stiker RFID bisa dijual secara luas dalam waktu dekat.

Untuk diketahui, SLFF merupakan tahap lanjut dari elektronifikasi pembayaran jalan tol yang tengah dikembangkan oleh para operator. Sebelumnya, seluruh transaksi jalan tol sudah menggunakan uang elektronik berbasis kartu.

Dengan SLFF, transaksi bisa dilakukan tanpa kartu. Pengguna jalan bisa melaju dengan kecepatan 30 kilometer per jam saat melalui gardu tol sehingga waktu transaksi lebih cepat.

Tahap paripurna dari elektronifikasi yang juga tengah dirintis adalah multi lane free flow (MLFF) atau transaksi tanpa berhenti. Dalam sistem MLFF, fungsi gardu tol tidak lagi diperlukan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jasa marga transaksi elektronik tarif jalan tol
Editor : M. Rochmad Purboyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top