Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Arus Balik Lebaran 2019, Sistem One Way Harus Dievaluasi

Kebijakan sistem lalu lintas satu arah di jalan tol Trans Jawa perlu dievaluasi khususnya saat arus balik lebaran 2019.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 13 Juni 2019  |  13:19 WIB
Antrean Kendaraan di gerbang tol Cikampek Utama - Bisnis/Akhirul Anwar
Antrean Kendaraan di gerbang tol Cikampek Utama - Bisnis/Akhirul Anwar

Bisnis.com, JAKARTA - Sistem lalu lintas satu arah atau one way di jalan tol selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2019 perlu dievaluasi.

Khususnya penerapan one way arus balik dari gerbang tol Kalikangkung km 414 yang justru menimbulkan kemacetan di Gerbang Tol Cikampek Utama km 70.

Pengamat transportasi Universitas Indonesia Ellen Tangkudung mengatakan one way relatif berhasil selama arus mudik Lebaran kali ini. Kelancaran juga didukung oleh tujuan pemudik yang berbeda-beda.

Namun, sistem itu gagal mencegah kemacetan saat arus balik. Menurut dia, dengan hari balik yang sama, jarak tempuh dan kecepatan kendaraan yang sama, serta tujuan pemudik yang hampir semua sama, yakni Jabodetabek, seluruh kendaraan akan tiba pada waktu yang sama. Akibatnya, terjadi penumpukan kendaraan di gerbang tol Cikampek utama.

"Dengan satu arah dari [gerbang tol] Kalikangkung, itu seperti menggelontorkan sebanyak-banyaknya kendaraan ke pintu tol Cikampek Utama," katanya, Rabu (12/6/2019).

Ellen tidak menyarankan sistem satu arah dari Kalikangkung diulang, tetapi perlu pengaturan lebih lanjut agar kendaraan tiba di Jabodetabek pada waktu yang tidak bersamaan.

"Satu arah bukan segala-galanya, tetapi harus diatur supaya terdistribusi dengan baik waktunya, tidak menggelontorkan semuanya pada waktu yang sama."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol Mudik Lebaran
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top