Pertamina Prediksi Konsumi BBM Naik 16% Selama Arus Balik

Pertamina memprediksi konsumsi BBM jenis gasoline naik 16% menjadi 15.000 kilo liter/hari pada kegiatan wisata dan arus balik Lebaran.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 Juni 2019  |  18:04 WIB
Pertamina Prediksi Konsumi BBM Naik 16% Selama Arus Balik
Ilustrasi - Sosialisasi mengenai safety di SPBU kepada para konsumen di SPBU 44.502.23, Jl. Prof Soedarto, Tembalang Semarang, Senin 18 Februari 2019. - Bisnis/ Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com, MALANG - Pertamina memprediksi konsumsi BBM jenis gasoline naik 16% menjadi 15.000 kilo liter/hari pada kegiatan wisata dan arus balik Lebaran.

Rustam Aji, Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR V Jatimbalinus mengatakan bahwa memasuki H+1 Lebaran, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V melakukan antisipasi terhadap kenaikan volume kendaraan di daerah Jawa Timur, khususnya bagi pemudik lokal dan wisatawan yang berangkat setelah Lebaran.

Hal itu terjadi beberapa titik di Jawa Timur yang diprediksi menjadi tujuan wisatawan, di antaranya Kota Malang, Batu, Kediri, Banyuwangi, dan Surabaya. 

"Kami memprediksi, kebutuhan BBM jenis gasoline [Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite, Premium] di Jatim pada H+1 ini mencapai 15.000 kilo liter, atau 16% di atas konsumsi normal," katanya dalam keterangan resminya, Kamis (6/6/2019).

Mengantisipasi hal tersebut, Pertamina melakukan persiapan untuk mengantisipasi arus wisata sekaligus arus balik, seperti melakukan build up stock di SPBU-SPBU sekitar daerah wisata serta memberikan fasilitas kredit kepada SPBU dengan term of payment sampai dengan 3 hari.

Untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas yang akan menghambat distribusi mobil tangki, Pertamina mengoptimalkan penyaluran dari Terminal BBM ke SPBU lebih awal, mulai dari jam 00.00 dan beroperasi selama 24 jam.

"Kami juga mengoptimalkan tim satuan tugas (Satgas) yang selalu monitor keadaan di lapangan, serta menyiagakan mobil tangki di 16 SPBU Kantong, diantaranya di Jombang, Probolinggo, Lumajang, Batu, Malang, Ngawi, Pacitan, Nganjuk, dan Jember", ucapnya.

Pertamina memprediksi puncak arus wisata dan arus mudik ini akan terjadi mulai H+1 sampai dengan H+4 Lebaran.  Untuk mengantisipasi kemacetan di tempat wisata seperti Malang dan Batu, Pertamina telah menyiapkan motoris siaga untuk menyalurkan BBM di kondisi kemacetan.

"Masyarakat tidak perlu khawatir dengan ketersediaan BBM. Kami menghimbau kepada para wisatawan dan masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik, untuk dapat mengisi penuh BBM di lokasi awal, untuk menghindari kepadatan pengisian BBM di rest area", tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pertamina, BBM, Arus Balik

Sumber : Antara

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top