Tiket Pesawat Naik, Bandara Halim Perdana Kusuma Tetap Dipadati Calon Penumpang

Keinginan untuk mudik bisa mengalahkan harga tiket pesawat yang melonjak. Ratusan calon penumpang tampak memadati pintu keberangkatan di Bandara Halim Perdana Kusuma.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Juni 2019  |  06:41 WIB
Tiket Pesawat Naik, Bandara Halim Perdana Kusuma Tetap Dipadati Calon Penumpang
Ilustrasi - ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA - Keinginan untuk mudik bisa mengalahkan harga tiket pesawat yang melonjak. Calon penumpang tetap menjadikan perjalanan udara sebagai pilihan.

Ratusan calon penumpang memadati antrean di pintu keberangkatan Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta, meski ada kenaikan harga tiket pesawat yang diberlakukan belum lama ini.

Para calon penumpang itu, Minggu (2/6/2019) tampak mengantre di pintu keberangkatan Bandara Halim untuk mudik dan berlebaran di kampung halaman mereka.

Di antara mereka mengatakan akan mudik ke beberapa daerah, di antaranya ke Sumatra, Batam, Semarang, Padang dan daerah lain.

Hani, calon pemudik yang hendak mudik ke Sumatra, mengatakan kenaikan harga tiket cukup memberatkan baginya.

Tetapi, dia tidak memiliki pilihan selain menggunakan pesawat karena jarak yang sangat jauh jika ditempuh melalui jalur darat.

"Ya, mau gimana lagi, biar cepet," katanya saat mengantre di pintu masuk Keberangkatan Bandara Halim, Minggu.

Berbeda dengan Hani, Kikin, pemudik tujuan Semarang, mengatakan dirinya sudah memesan tiket pesawat dari dua bulan lalu, ketika belum ada kenaikan harga tiket pesawat.

"Alhamdulillah enggak kena pengaruh kenaikan harga tiket, karena sudah pesan dari dua bulan lalu," katanya, seperti ditulis Antara, Senin (3/6/2019)..

Kikin mengatakan keberangkatannya pada H-3 Lebaran dikarenakan dia mendapat cuti Lebaran baru-baru ini.

Sementara itu, Iwan, pemudik yang ingin berlebaran di kampung halamannya di Padang, mengatakan telah membeli tiket pesawat saat ada pemberlakuan promo.

Meski demikian, Iwan tetap mengaku keberatan dengan kenaikan harga tiket tersebut.

Iwan harus membayar tiket pulang dan balik seharga Rp2,8 juta meski sudah mendapat promo dari salah satu penyedia layanan pemesanan tiket pesawat.

Kenaikan harga tiket pesawat itu tidak mengurungkan niatnya untuk berlebaran bersama keluarga di kampung halaman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tiket pesawat, Mudik Lebaran

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup