Lalu Lintas Udara Bandara Juanda Diperkirakan Memuncak Hari Ini

JELAJAH LEBARAN JAWA–BALI 2019: Lalu Lintas Udara Bandara Juanda Diperkirakan Memuncak Hari Ini
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali - Bisnis.com 02 Juni 2019  |  16:28 WIB
Lalu Lintas Udara Bandara Juanda Diperkirakan Memuncak Hari Ini
Suasana terminal keberangkatan domestik 1B Bandara Internasional Juanda Surabaya, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (7/2/2019). Bandara tersebut ditutup sementara akibat rusaknya landasan pacu. - ANTARA/Zabur Karuru


Bisnis.com, SURABAYA — Puncak kepadatan lalu lintas udara di Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur diperkirakan terjadi pada hari ini atau H-3 lebaran 2019.

Manajer Perencanaan dan Evaluasi Operasi AirNav Indonesia Cabang Surabaya Aji Kuspitono menjelaskan, jumlah penerbangan yang terjadi di Bandara Juanda terus meningkat mendekati hari lebaran. Pada Sabtu (1/6/2019) atau H-4 lebaran, tercatat total trafik mencapai 418 penerbangan dalam satu hari.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan dengan trafik Jumat (31/5/2019) atau H-5 lebaran 2019 sebanyak 414 penerbangan, lalu pada Kamis (30/5/2019) atau H-6 lebaran 2019 mencapai 398 penerbangan.

Aji menjabarkan, pada H-5 lebaran 2019 terdapat 188 keberangkatan domestik dan 186 kedatangan domestik. Sedangkan pada H-4 lebaran 2019 terdapat peningkatan menjadi 191 keberangkatan domestik dan 186 kedatangan domestik.

Adapun, untuk penerbangan internasional, penerbangan pada H-5 lebaran 2019 mencapai 20 keberangkatan dan 22 kedatangan. Sedangkan pada H-4 lebaran 2019 menjadi 21 keberangkatan dan 19 kedatangan.

Aji menjelaskan, persebaran penerbangan pemudik cenderung merata karena terdapat jangka waktu dari masa libur kerja menuju hari lebaran 2019. Hal tersebut membuat peningkatan jumlah penerbangan tidak begitu signifikan, meskipun tercatat tumbuh.

"Proyeksinya puncak arus mudik hari ini [H-3 lebaran 2019] atau bisa juga kemarin, nanti kita lihat data final hari ini [H-3 lebaran 2019]. Persebaran penerbangan merata karena waktu libur lama," ujar Aji kepada Bisnis, saat ditemui di Bandara Juanda, Minggu (2/6/2019).

Dia menjelaskan, secara total penerbangan di masa mudik menurun 11 persen –16 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Penurunan tersebut menurutnya didorong oleh beberapa faktor, seperti mahalnya tiket pesawat domestik, adanya kebijakan bagasi berbayar, dan berfungsinya tol Trans Jawa.

"Sekarang masyarakat memanfaatkan banyak moda transportasi untuk mudik," ujar Aji.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jelajah Jawa-Bali

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top