JELAJAH JAWA-BALI 2019 : Laporan Terkini Seputar Mudik dan Mengupas Potensi Ekonomi Daerah

Untuk musim mudik kali ini, Bisnis Indonesia kembali memberangkatkan Tim Jelajah Lebaran Jawa Bali, yang akan menyusuri jalur pantura arteri dan tol Trans Jawa. Kegiatan ini rutin diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia setiap tahun.
Maria Yuliana Benyamin | 29 Mei 2019 11:20 WIB
Kendaraan melintasi ruas jalan tol Trans Jawa, di wilayah Jawa Tengah, Kamis (20/12/2018). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Lebaran sebentar lagi. Seperti biasa, masyarakat ibu kota bersiap-siap untuk mudik ke kampung halaman. Ritual tahunan ini pun disambut dengan sukacita.

Tahun ini, berdasarkan Hasil Survei Angkutan Lebaran 2019, potensi pemudik dari Jabodetabek mencapai 14,9 juta orang, atau sekitar 44,1 persen dari total penduduk Jabodetabek.

Adapun, tujuan pemudik dari Jabodetabek terbanyak adalah Jawa Tengah (37 persen), Jawa Barat (24 persen), dan Jawa Timur (11 persen).

Beberapa kota di Jawa Tengah yang menjadi tujuan pemudik adalah Surakarta, Semarang, dan Tegal. Di Jawa Barat, tujuan pemudik terbesar adalah Bandung, Garut, dan Tasikmalaya. Adapun, di Jawa Timur, pemudik menyasar Surabaya, Malang, dan Madiun.

Sebagian besar pemudik umumnya menggunakan kendaraan pribadi. Diperkirakan sekitar 28 persen atau 4,3 juta orang yang menggunakan mobil pribadi.

Tahun ini, ritual mudik juga menjadi lebih berwarna seiring dengan beroperasinya tol Trans Jawa. Ini berarti, akan ada lebih banyak pilihan jalur mudik bagi masyarakat yang menuju ke Jawa, selain jalur pantai utara (pantura) arteri dan pantai selatan (pansela).

Untuk musim mudik kali ini, Bisnis Indonesia kembali memberangkatkan Tim Jelajah Lebaran Jawa Bali, yang akan menyusuri jalur pantura arteri dan tol Trans Jawa. Kegiatan ini rutin diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia setiap tahun.

Tim Jelajah Jawa-Bali 2019 akan dilepas hari ini, Rabu (29/5/2019) sore dari halaman kantor Bisnis Indonesia.

Kedua tim tersebut akan melaporkan secara langsung berbagai informasi, mulai dari kondisi jalanan hingga arus lalu lintas di berbagai titik, sebagai acuan bagi para pemudik yang akan melintasi jalur pantura dan tol Trans Jawa.

Tak hanya melaporkan kondisi jalan dan lalu lintas, Tim Jelajah juga akan mengeksplorasi wilayah yang dilewati atau disinggahi, termasuk kuliner dan wisatanya. Ini bisa menjadi acuan bagi Anda, sehingga mudik menjadi lebih berwarna dan bervariasi.

Tidak hanya itu saja. Tim Jelajah juga akan mengupas potensi ekonomi daerah yang dilewati atau disinggahi, mengingat musim mudik adalah momentum bagi daerah untuk mendorong perekonomiannya. 

Berbagai laporan dari Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali bisa Anda ikuti secara realtime setiap hari di Bisnis.com. Selamat mudik...

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jelajah Jawa-Bali

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top