Pemanfaatan Internet Bisa Optimalkan Perikanan Tangkap

Penggunaan aplikasi berbasis internet dinilai bisa menjadi solusi dalam memaksimalkan pemanfaatan sumber daya perikanan, khususnya di sektor perikanan tangkap, khususnya oleh nelayan kecil.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 27 Mei 2019  |  18:17 WIB
Pemanfaatan Internet Bisa Optimalkan Perikanan Tangkap
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Penggunaan aplikasi berbasis internet dinilai bisa menjadi solusi dalam memaksimalkan pemanfaatan sumber daya perikanan, khususnya di sektor perikanan tangkap, khususnya oleh nelayan kecil.

Per 2016 saja Indonesia memikiki 12,54 juta ton stok ikan yang mesti dimanfaatkan. Adapun realisasi tangkapan ikan laut per 2018 diperkirakan baru akan mencapai 6.716 juta ton.

"Kegiatan perikanan tangkap skala kecil di Indonesia butuh platform aplikasi untuk membantu aktivitas penangkapan ikan agar pendapatan nelayan bisa meningkat" kata Ketua Umum Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) Zulficar Mochtar seperti dikutip dari keterangan pers, Senin (27/5/2019).
 
Dia mengatakan bahwa penggunaan aplikasi berbasis internet bagi nelayan adalah solusi terbaik agar kegiatan perikanan tangkap bisa efiesien. Selain itu, pemanfaatan aplikasi ini juga bisa membantu menjaga keselamatan pelayaran kapal ikan dalam beroperasi dan menjembatani kegiatan hulu ke hilir.

Oleh karena itu, Iskindo mendorong pemerintah untuk memperkenalkan penggunaan internet bagi nelayan kecil dalam mendukung kegiatan tangkap.

Sementara itu, Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi Masyarakat dan Pemerintah, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Danny Januar Ismawan mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung pengembangan sektor perikanan. 

"Mandat kami untuk memberikan dukungan telekomunikasi bagi akselerasi semua sektor pembangunan dan kami melihat sektor perikanan yang sangat prospek secara ekonomi" katanya. 

Saat ini Bakti, telah melakukan udentifikasi sejumlah aplikasi perikanan dan menyiapkan konsep piloting program di Natuna dan Sebatik. Beberapa platform perikanan seperti nelayan nusantara, Aruna, Solusi 247, Qasir dan Beliikan.id diketahui telah melakukan bisnis dengan segmentasi masing-masing. 

Sementara itu, Ketua Harian Iskindo Moh Abdi Suhufan berharap bahwa piloting platform perikanan ini akan menjadi model baru bisnis perikanan. 

Menurutnya intervensi teknologi internet ini akan membawa perubahan sosial yang luar biasa bagi nelayan sehingga butuh pendampingan agar pemanfatannya bisa timbulkan dampak positif.  

Dia mengatakan bahwa aspek yang sangat penting bagi nelayan adalah motivasi dan kesempatan.  "Dengan adanya aplikasi internet bisa menjadi kesempatan mereka dapatkan data dan informasi terkait operasional penangkapan ikan dan pemasaran hasil tangkapan" tutup Abdi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perikanan

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top