Rest Area Tol Boyolali Siap Sambut Pemudik

Tempat istirahat fungsional tersebut memiliki fasilitas Pospam Lebaran, tempat wudlu dan musala, toilet, tempat istirahat pemudik, kontainer yang dibentuk gerai-gerai untuk UMKM, minimarket, dan tempat pengisian BBM milik Pertamina.
Newswire | 21 Mei 2019 16:02 WIB
/Istimewa

Bisnis.com, BOYOLALI--Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Boyolali AKP Febriyani Aer mengatakan persiapan rest area fungsional tol Trans Jawa jalur A Kilometer 487 di Kabupaten Boyolali, pembangunannya hampir selesai, dan siap menyambut para pemudik Lebaran 2019.

"Persiapan rest area fungsional tol Jalur A kilometer 487 Boyolali, sudah mencapai sekitar 80 persen, dan siap menyambut pemudik Lebaran," kata Febriyani Aer, di sela-sela kegiatan pemantauan persiapan di Rest Area Fungsional Jalur A KM 487 Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (21/5/2019).

Febby menjelaskan rest area fungsional tersebut ditargetkan dapat selesai pembangunanya pada tanggal 25 Mei, tetapi pihaknya akan dikoordinasikan dengan pihak PT Trans Marga Jateng (TMJ) selaku pengelola Tol Semarang-Solo kapan dapat mulai difungsikan.

Febby mengatakan tempat istirahat fungsional tersebut memilik fasilitas yang terdiri dari  Pos petugas pengamanan Lebaran, tempat wudlu dan musala, toilet, tempat istirahat pemudik, kontainer yang dibentuk gerai-gerai untuk UMKM, minimarket, dan tempat pengisian BBM milik Pertamina.

"Rest area fungsional ini, rencana mulai dioperasikan pada 27 Mei," kata Febby.

Menurut dia, untuk petugas keamanan di Pospam rest area fungsional Boyolali ini, terdiri dari gabungan stakeholder. Polres Boyolali akan lebih fokus pada pengamanan jalur tol.

"Kami akan bergabung dengan petugas dan pemangku amanah lainnya,  seperti Polri, TNI, petugas medis, dan Pemda setempat di rest area fungsional itu," katanya.

Dia mengatakan jumlah pemudik yang melintasi jalur Tol Trans Jawa di Boyolali Lebaran tahun ini, diperkirakan mencapai 12.000 hingga 15.000 kendaraan. Arus mudik pada tahun sebelumnya yang melintas Kota Boyolali mencapai sekitar 80.000 kendaraan.

Dia mengatakan di Boyolali ada sejumlah titik yang dianggap rawan kemacetan yakni di pintu keluar Boyolali, dan pintu keluar tol Colomadu. Namun, jika di pintu keluar tol jalur itu, terjadi antrean panjang hingga lebih dua kilometer, maka arus akan dialihkan ke jalur alteri.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau pemudik tetap berhati-hati terutama saat melintas di lokasi rawan kecelakaan jalur tol KM 480 hingga KM 483, sedangkan jalur alteri di kawasan Kebunan dan Ampel Boyolali.

"Kami imbau para pengguna jalan khususnya pemudik yang melewati tol trans Jawa agar berhati-hati dalam berkendaraan. Jangan melewati batas kecepatan maksimal 80 km per jam," katanya.

Menurut dia, jalur tol tersebut jalannya sangat mulus dan bagus, sehingga dikhawatirkan ban kendaraan mudah selip dan bisa terjadi kecelakaan lalu lintas. Rest area tol di Boyolali ada dua yakni jalur A dan B, sedangkan di jalan alteri ada 9 rest area yang terdiri dari 4 Pos Pantau, 4 Pospam, dan 1 Pos pelayanan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rest area

Sumber : Antara

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top