Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Pelatihan Vokasi untuk Pekerja yang Kena PHK

BPJS Ketenagakerjaan menyiapkan pelatihan vokasi untuk tenaga kerja yang terkena pemutusan hubungan kerja.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 06 Mei 2019  |  14:30 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan membayar klaim sebesar 34,61% atau sebanyak Rp9 triliun dari iuran yang berhasil dipungut sebesar Rp26 triliun pada 2018.

Agus Susanto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan menuturkan melihat besarnya data klaim ini pihaknya menyadari besarnya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dikalangan pekerja.

Untuk itu, para pekerja yang di PHK ini akan diberi pelatihan agar siap meraih pekerjaan berikutnya atau masuk ke sektor informal.

"Kita lihat jumlah peserta yang ter-PHK cukup banyak. Sehingga di 2019 ini kita menganggarkan pelatihan untuk peserta kita yang ter-PHK," kata Agus di Istana Wakil Presiden Jakarta, Senin (6/5/2019).

Agus tidak menyebutkan besaran anggaran yang disiapkan untuk pelatihan ini. Dia hanya mengatakan program ini tengah dirampungkan baik regulasi maupun jenis programnya.

Lebih lanjut Agus menyebutkan saat ini jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan mencapai 30,5 juta jiwa. Jumlah ini ditargetkan menncapai 34,5 juta di akhir 2019.

Meski hanya mengincar bertambahnya peserta sebanyak 4 juta hingga akhir tahun, E. Ilyas Lubis, Direktur Kepesertaan menyebutkan secara tahunan pihaknya mengincar peserta baru 20,8 juta.

Rinciannya dari sektor formal 9 juta pekerja, informal 3,5 juta dan selebihnya sebanyak 8,3 juta merupakan pekerja dari sektor konstruksi.

"Nah ini biasanya yang sampai akhir tahun yang berlanjut estimasinya 4,5 juta [sehingga target peserta aktif di 2019 menjadi 34,5 juta]," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pekerja phk
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top