Kejar Target Ekspor, Industri Alas Kaki Kebut Produksi

Menjelang Ramadan, pelaku industri alas kaki menggenjot produksi untuk memenuhi target pengiriman ke pasar global.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 29 April 2019  |  17:35 WIB
Kejar Target Ekspor, Industri Alas Kaki Kebut Produksi
Pekerja pabrik menyelesaikan proses produksi sepatu. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Menjelang Ramadan, pelaku industri alas kaki menggenjot produksi untuk memenuhi target pengiriman ke pasar global.

Firman Bakri, Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), mengatakan produsen alas kaki meningkatkan jam kerja pada Februari dan Maret untuk mengejar target ekspor.

“Kan ada pengurangan jam kerja, sehingga selama Februari dan Maret tambah jam kerja produksi. Dengan penambahan jam kerja akan ada penambahan produksi,” ujarnya Senin (29/4/2019).

Walaupun selama bulan puasa dan Lebaran terdapat pengurangan jam kerja, Firman mengatakan pabrikan tetap berupaya bekerja sesuai target. Perusahaan bakal bernegoisasi dengan karyawan agar bersedia menambah jam kerja. Pabrikan pun harus siap untuk membayar uang lembur.

Hal tersebut, katanya, disebabkan karena lead time atau masa pemesanan hingga pengiriman produk yang pendek dan pasar ekspor tidak mengenal libur selama puasa dan Lebaran. Jadwal pengiriman pun juga tidak dapat diubah dari yang disepakati.

“Harus siap kerja lembur karena waktunya pendek dari order, menyiapkan bahan baku, produksi, hingga pengiriman,” katanya.

Firman menuturkan terjadi penurunan ekspor pada Januari dan Februari 2019. Menurutnya, hal ini lumrah terjadi mengingat siklus permintaan alas kaki global pada awal tahun belum menguat.

Dia memperkirakan pada Maret dan April semestinya sudah ada peningkatan dan mencapai peak season pada kuartal akhir setiap tahun. Khusus untuk pasar domestik, permintaan diyakini menguat menjelang Lebaran.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
alas kaki

Editor : Galih Kurniawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top