RI POROS MARITIM DUNIA : Visi Besar Tanpa Rencana Detail

Saat memberikan pidato kenegaraan perdana pada Oktober 2014, Presiden Joko Widodo menggaungkan sektor kemaritiman menjadi salah satu fokus pemerintahan.
RI POROS MARITIM DUNIA : Visi Besar Tanpa Rencana Detail Hafiyyan & Fitri Sartina Dewi | 24 April 2019 11:16 WIB
RI POROS MARITIM DUNIA : Visi Besar Tanpa Rencana Detail
Ilustrasi - Pelaut Indonesia - Bisnis/velasco indonesia

Bisnis.com, JAKARTA – Saat memberikan pidato kenegaraan perdana pada Oktober 2014, Presiden Joko Widodo menggaungkan sektor kemaritiman menjadi salah satu fokus pemerintahan.

Dalam pidato itu, Jokowi menyatakan akan mengembalikan kejayaan nenek moyang Indonesia sebagai pelaut pemberani dalam menghadapi badai dan gelombang di atas kapal bernama Republik Indonesia.

Setelah pidato yang menggugah semangat tersebut, Presiden juga menyatakan visinya agar Indonesia menjadi poros maritim dunia. Hal itu disampaikannya dalam forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Timur pada November 2015.

Menurut Jokowi, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar menjadi poros maritim global.

Poros maritim merupakan sebuah gagasan strategis yang diwujudkan untuk menjamin konektivitas antarpulau, pengembangan industri perkapalan dan perikanan, perbaikan transportasi laut, serta fokus pada keamanan maritim.

Sumber : Bisnis Indonesia

Tag : Luhut Pandjaitan, Tol Laut, poros maritim
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup