Tampil Beda, Ini Ambisi di Balik Tampilan Baru Situs DJP

Ditjen Pajak mulai tampil beda, selain mengubah logo, otoritas pajak sejak Selasa (16/3/2019) lalu meluncurkan tampilan baru website Ditjen Pajak untuk menjawab kebutuhan milenial.
Edi Suwiknyo | 19 April 2019 23:36 WIB
Wajah baru pajak.go.id

Bisnis.com, JAKARTA – Ditjen Pajak Kementerian Keuangan mulai tampil beda, selain mengubah logo, otoritas pajak sejak Selasa (16/3/2019) lalu meluncurkan tampilan baru website Ditjen Pajak untuk menjawab kebutuhan milenial.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Hestu Yoga Saksama menyampaikan bahwa pembaruan laman Ditjen Pajak bukan hanya untuk penuhi kebutuhan milenial dan agar lebih ramah pengguna, tapi juga agar situs itu lebih meningkat dari segi kapasitas dan aplikasi.

Dikutip dalam laman resmi Ditjen Pajak, menurut Yoga, proses pembuatan situs web baru ini berlangsung 9 bulan dan melibatkan tiga direktorat termasuk yakni Direktorat Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi (TTKI) yang membuat, Direktorat Teknologi Informasi Perpajakan (TIP) yang memelihara dari sisi sistem teknologi informasi, dan Direktorat P2Humas yang berinisiatif awal untuk mengoordinasikan pembuatan laman baru Ditjen Pajak.

"Situs web baru Ditjen Pajak ini sesuai branding, lebih fresh, ada beberapa fitur baru, dan ada ada beberapa rubrik konten yang masih dipertahankan," ujar Yoga, dikutip dari laman resminya pada Jumat (19/4/2019).

Yoga berharap semua layanan perpajakan dapat diakses melalui situs web Ditjen Pajak melalui Single Sign On sehingga wajib pajak tidak perlu lagi ke kantor pajak tapi bisa langsung klik di situs web Ditjen Pajak untuk  mendapatkan semua pelayanan perpajakan.

Yoga juga menyebut nantinya web site Ditjen Pajak bukan hanya menjadi peringkat pertama situs web pemerintah yang paling banyak dikunjungi warganet sebagaimana dirilis oleh Alexa, tapi terpacu untuk menjadi situs web Indonesia yang paling banyak dikunjungi oleh warganet.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ditjen pajak, target pajak

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup