Genjot Kapasitas, Adaro Tirta Siapkan Rp3 Triliun

PT Adaro Tirta Mandiri, anak usaha PT Adaro Energy Tbk. menargetkan penambahan kapasitas produksi air hingga 2.000 liter per detik (lpd) dalam empat tahun mendatang. Perseroan menyiapkan dana sebanyak Rp3 triliun untuk mendanai ekspansi tersebut.
Rivki Maulana | 16 April 2019 15:23 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Adaro Tirta Mandiri, anak usaha PT Adaro Energy Tbk. menargetkan penambahan kapasitas produksi air hingga 2.000 liter per detik (lpd) dalam empat tahun mendatang. Perseroan menyiapkan dana sebanyak Rp3 triliun untuk mendanai ekspansi tersebut.

Presiden Direktur Adaro Tirta Mandiri, Wito Krisnahadi mengatakan penambahan kapasitas bakal dilakukan lewat akuisisi, prakarsa pengusahaan, hingga lelang pada proyek kerja sama. Dia menyebut, saat ini kapasitas air baku yang dikelola perseroan mencapai 1.220 liter per detik (lpd).

"Target minimal tahun ini 2.000 liter [per detik], jadi kami perlu menambah 300 liter [per detik] lagi. Ada beberapa lagi yang diincar, tapi belum bisa disebutkan," ujarnya kepada Bisnis, Senin (15/4/2019).

Untuk diketahui, Adaro Tirta Mandiri memulai ekspansi di bisnis air lewat akuisisi perusahaan air minum pada 2017 lalu. Ketiga portofolio yang dikelola Adara Tirta Mandiri saat ini tersebar di Gresik (400 lpd), Banjar Baru (500 lpd), dan Kotawaringin Timur (320 lpd).

Adaro Tirta Mandiri juga baru saja menambah portofolionya lewat PT Dumai Tirta Persada, anak usaha yang dibentuk bersama PT Adhi Karya Tbk. Dumai Tirta Persada telah meneken kontrak pengusahaan SPAM Dumai berkapasitas 450 lpd dengan PDAM Tirta Dumai Bersemi selama 25 tahun. Walhasil, kapasitas produksi air pada portofolio Adaro Tirta telah mencapai 1.670 lpd.

Sementara itu, pada lelang proyek kerja sama, Wito menyebut perseroan telah mengikuti beberapa tender, namun belum membuahkan hasil. Beberapa tender yang pernah diikuti antara lain SPAM Bandar Lampung dan SPAM Semarang Barat.

Wito menuturkan, pengembangan usaha di bisnis air minum merupakan salah satu diverfikasi usaha Adaro Energy. Meski saat ini kontribusinya belum signifikan, dalam beberapa tahun mendatang bisnis air akan menjadi salah satu pilar usaha bagi Grup Adaro.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
adaro

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup