Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tarif Pesawat naik, Hotel Bali Terdampak

Kinerja industri pariwisata di Bali makin terdampak kenaikan harga tiket pesawat yang melambung hingga dua kali lipat mulai awal tahun ini.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 08 April 2019  |  17:28 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Kinerja industri pariwisata di Bali makin terdampak tak hanya dari isu politik dan isu bencana alam, tapi juga dengan adanya kenaikan harga tiket pesawat yang melambung hingga dua kali lipat mulai awal tahun ini.

Namun, pada kuartal II/2019, menuju musim liburan sekolah dan Hari Raya Idulfitri diperkirakan kinerja pariwisata Bali, terutama untuk properti hotel dan penginapan, bisa mengalami perbaikan.

Berdasarkan data Colliers International, pada tahun ini Bali akan mendapat tambahan 1.764 unit kamar hotel baru dari berbagai bintang yang akan rampung pada kuartal III/2019.

Sedangkan pada kuartal I/2019 ada dua hotel bintang lima yang sudah mulai beroperasi, yaitu Hyatt Regency Bali di Sanur sebanyak 363 kamar dan The Apurva Kempinski Bali di Nusa Dua sebanyak 475 kamar. Tambahan pasok dari kuartal pertama tahun ini membuat total pasok kamar hotel yang ada di Bali menjadi sebanyak 59.285 unit kamar.

“Melihat tambahan pasok yang terjadi pada kuartal I/2019, kami melihat peluncuran hotel baru mulai bergerak dari yang sebelumnya mayoritas di Kuta jadi ke tempat lain, seperti Seminyak, Ubud, dan Jimbaran – Uluwatu,” ungkap Ferry Salanto, Senior Associate Director Collierss International Indonesia belum lama ini.

Adapun, Jimbaran – Uluwatu akan mendapat tambahan pasok baru paling banyak dalam dua tahun ke depan, didominasi oleh hotel bintang 4 dan bintang 5. Namun, umumnya pasok yang bertambah dalam dua tahun ke depan merupakan proyek yang pembangunannya sebelumnya sempat tertunda.

Pertambahan pasok tersebut, tak sejalan dengan pertambahan jumlah kunjungan dari wisatawan terutama wisatawan domestik karena adanya kenaikan harga tiket pesawat hingga dua kali lipat. Hal ini membebani pemilik usaha, terutama perhotelan di Bali, apalagi pada kuartal I/2019 bukanlah musim liburan.

Menurut catatan Bisnis, harga tiket dari Jakarta ke Bali yang awalnya berkisar antara Rp450.000 – Rp575.000 kini naik nyaris dua kali lipat hingga menyentuh Rp900.000, bahkan bisa lebih dan harga tersebut belum termasuk biaya bagasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotel bali
Editor : M. Rochmad Purboyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top