Kinerja 30 PDAM Disehatkan Tahun Ini

Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) menargetkan penyehatan kinerja 30 perusahaan daerah air minum (PDAM) sepanjang 2019. Dalam lima tahun ke depan, seluruh PDAM di Indonesia diharapkan memiliki kinerja yang sehat.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 03 April 2019  |  16:09 WIB
Kinerja 30 PDAM Disehatkan Tahun Ini
Ilustrasi: PDAM Kota Makassar - perusahaan. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) menargetkan penyehatan kinerja 30 perusahaan daerah air minum (PDAM) sepanjang 2019. Dalam lima tahun ke depan, seluruh PDAM di Indonesia diharapkan memiliki kinerja yang sehat.

Kepala BPPSPAM, Bambang Sudiatmo mengatakan pihaknya setiap tahun melakukan evaluasi kinerja yang menghasilkan tiga golongan PDAM, sehat, kurang sehat, dan sakit. Pada 2018, sebanyak 18 PDAM berhasil meningkatkan kinerja dari kurang sehat menjadi sehat dan dari sakit menjadi kurang sehat.

Dari laporan kinerja 2018, saat ini tercatat ada 223 PDAM berkategori sehat, 99 PDAM kurang sehat, dan 52 PDAM sakit. Bambang menuturkan, setiap tahun pihaknya menargetkan peningkatan kinerja 30-4- PDAM yang masih sakit atau kurang sehat menjadi sehat. "Dalam 5 tahun ke depan semua PDAM dalam kondisi sehat,” ujar Bambang, Selasa (2/4/2019).

Dia mengimbuhkan, BPPSPAM bakal fokus memberikan bantuan pendampingan bagi PDAM untuk memperbaiki delapan aspek yang mendera PDAM. Kedelapan aspek itu yakni peningkatan jam operasi pelayanan, pemenuhan tarif full cost recovery (FCR), penurunan tingkat kehilangan air, dan efisiensi produksi. Selanjutnya peningkatan konsumsi air, penggantian meter air, peningkatan cakupan pelayanan, dan peningkatan kompetensi pegawai.

Menurut Bambang, BPPSPAM bersinergi dengan lembaga donor, asosiasi, dan pemangku kepentingan lain dalam program pemenuhan akses air minum. Sinergi diperlukan agar program pemenuhan akses air mnum tidak tumpnag tindih. Lewat sinergi, masing-masing pemangku kepentingan melibatkan PDAM setempat dalam program peningkatan kapasitas maupun pendampingan teknis.

Anggota BPPSPAM Unsur Penyelenggara, Henry Limbong menambahkan pemerintah daerah harus mendukung penuh upaya peningkatan kinerja PDAM. Dia menyebut, komitmen pemerintah daerah yang rendah menjadi salah satu penyebab penyehatan PDAM berjalan lambat.

"Permasalahannya kompleks, setiap PDAM juga berbeda persoalannya. Komitmen pemda juga ada yang tidak jelas sehingga PDAM dibiarkan saja, padahal itu tanggung jawab pemda," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sistem penyediaan air minum (spam)

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup