Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gangguan Perjalanan KRL Commuter Line, Ini Sebabnya KA Jarak Jauh Didahulukan

PT KCI memberitahukan petugas sedang memastikan tidak ada kabel yang menghalangi jalur rel. Sementara itu, antrean kereta api jarak jauh mendapat kesempatan pertama untuk diurai dari lintasan di Bekasi.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 02 April 2019  |  20:57 WIB
Penumpang menunggu di stasiun Cakung - krl.co.id
Penumpang menunggu di stasiun Cakung - krl.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas penanganan perbaikan listrik aliran atas yang sedang berlangsung, sehingga perjalanan KRL masih tertahan.

Berdasar pemberitahuan di laman krl.co.id,  seperti dipantau Bisnis.com pukul 20.49 WIB, PT KCI memohon maaf atas masih berlangsungnya perbaikan prasarana perkeretaapian Listrik Aliran Atas (LAA) yang terkendala di lintas Tambun-Bekasi.

"Saat ini petugas telah menyelesaikan tahap memastikan tidak ada kabel yang menghalangi jalur rel. Namun sampai saat ini LAA masih dipadamkan karena perlu perbaikan lanjutan untuk dapat mengalirkan kembali daya listrik sehingga perjalanan KRL masih tertahan," demikian pemberitahuan PT KCI.

Lebih jauh disebutkan bahwa dengan tidak adanya kabel LAA yang menghalangi jalur rel, langkah selanjutnya PT KAI Daop 1 dan PT KCI akan mengurai antrean kereta jarak jauh di lintas Bekasi.

"Hal ini dimungkinkan karena kereta jarak jauh tidak memerlukan pasokan daya dari kabel LAA. Saat ini sejumlah perjalanan kereta jarak jauh yang sempat tertahan di Stasiun Cikarang dan Stasiun Tambun akan melanjutkan perjalanannya. Dengan terurainya antrean kereta jarak jauh, diharapkan nantinya saat KRL sudah dapat melintas antrian KRL dapat lebih cepat terurai," tambah pihak KCI.

Saat ini perjalanan KRL di lintas Bekasi masih tetap dilayani hingga Stasiun Cakung. Karena Cakung menjadi stasiun akhir dan pemberangkatan, maka kepadatan pengguna di Stasiun Cakung akan lebih dari biasanya.

PT KCI mengimbau para pengguna untuk menggunakan alternatif moda transportasi lain selama proses perbaikan yang masih berjalan. "PT KCI juga mempersilakan pengguna untuk melakukan refund maupun batal perjalanan di loket stasiun."

PT KCI juga mengimbau pengguna KRL tetap selalu mengutamakan keselamatan bersama dengan tidak berdesakan serta mendahulukan penumpang yang turun dari kereta.

"Perkembangan upaya perbaikan dan normalisasi jalur akan disampaikan melalui pengumuman di stasiun serta informasi melalui media sosial Twitter @CommuterLine, Facebook Commuter Line, dan dapat menghubungi contact center 021-121. Para pengguna jasa diharapkan untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan," ujar PT KCI.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

commuter line krl jabodetabek

Sumber : krl.co.id

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top