Skrap Bahan Baku : Daur Ulang Sampah Plastik Baru 14%

Ada sekitar 2,3 juta ton skrap bahan baku plastik per tahun yang tertimbun di tempat pemrosesan akhir (TPS).
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 25 Maret 2019  |  12:43 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Skrap bahan baku plastik yang tercampur dengan sampah jenis lain mencapai 16% dari total sampah nasional atau sebanyak 10,88 juta ton per tahun. Namun, tingkat daur ulang plastik lokal baru 14% pada tahun lalu.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) ada sekitar 2,3 juta ton skrap bahan baku plastik per tahun yang tertimbun di tempat pemrosesan akhir (TPS). Dengan kata lain, skrap bahan baku plastik tersebut dapat menjadi potensi untuk menggantikan impor bijih plastik nasional yakni sekitar 2,2 juta ton per tahun.

"Skrap bahan baku plastik yang dapat digunakan adalah skrap yang bersih dan kering. Pasalnya, tingkat kebasahan skrap bahan baku plastik lokal mencapai 40%. Hal tersebut disebabkan oleh penyatuan skrap bahan baku plastik dengan limbah lainnya di TPS," ujar Direktur Industri Kimia Hilir dan Farmasi Taufiek Bawazier.

Tingkat daur ulang plastik di dalam negeri dapat ditingkatkan dengan bantuan insentif dan infrastruktur sistem.

Asosiasi menilai untuk menambah investasi kepada industri ini, pemerintah perlu memperjelas payung hukum industri daur ulang Tanah Air. Pasalnya, lemahnya payung hukum industri daur ulang membuat pemain baru industri hampir tidak ada

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Sampah Plastik

Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top