Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tol Tingkat Belum Bisa Dipakai Mudik, Kemenhub Siapkan 2 Skenario Ini

Kementerian Perhubungan siapkan dua skenario mudik Lebaran 2019 menyesuaikan tol elevated alias tol tingkat dapat digunakan atau tidak sepanjang mudik.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 18 Maret 2019  |  11:39 WIB
Pekerjaan proyek jalan tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) - Istimewa-Jasa Marga
Pekerjaan proyek jalan tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) - Istimewa-Jasa Marga

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan siapkan dua skenario mudik Lebaran 2019 menyesuaikan tol elevated alias tol tingkat dapat digunakan atau tidak sepanjang mudik.


Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadri menuturkan pihaknya tengah mengevaluasi tol yang pembangunannya menjadi sumber kemacetan tol Jakarta--Cikampek selama 2 tahun ini tersebut.


"Saya lagi mengevaluasi walaupun saya pesimistis. Namun demikian, saya membuat dua skenario jadi dan tidak jadi [tol elevated dapat digunakan]," ungkapnya Minggu (17/3/2019).


DIa menyebutkan, apabila tidak dapat digunakan, mudik Lebaran jalur darat lewat tol akan seperti 2018 dan mudik Lebaran 2019 dapat diselesaikan dengan baik.


Dia menyampaikan satu pesan yang harus diingat dan diperhatikan oleh para pemudik yaitu mengenai keselamatan dalam berkendara.


"Isunya itu bukan kemacetan tapi masalah keselamatan. Oleh karenannya, ini menjadi bagian titik masuk kita ke mereka [para pengemudi truk] kan kita nanti ada aturan yang diberlakukan kalau tidak pernah ketemu dan mereka menetapkan itu mereka akan berontak," tuturnya.


Dia sudah meminta Kementeriannya berkoordinasi dengan Korps Lalu Lintas dan Jasa Marga apabila tol elevated tidak dapat digunakan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol Kemenhub tol cikampek Mudik Lebaran
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top