Sinar Mas Land Hadirkan Wadah Pelatihan Ekonomi Kreatif di BSD

Sinar Mas Land menyediakan wadah pelatihan industri kreatif seperti developer aplikasi, coding, film animasi dan video dalam sebuah wadah bernama Creative Nest Indonesia yang berlokasi di BSD City.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 20 Februari 2019  |  17:52 WIB
Sinar Mas Land Hadirkan Wadah Pelatihan Ekonomi Kreatif di BSD
Group CEO Sinar Mas Land bersama denganFounder & CEO Creative Nest IndonesiaPatrick Effendy danManaging Director President Office Sinar Mas LandDhony Rahajoe menghadiri acara peresmian Creative Nest Indonesia di The Breeze BSD City (19/2) - Bisnis/Mutiara Nabila

Bisnis.com, JAKARTA – Pengembang properti Sinar Mas Land menggandeng tokoh animasi Indonesia Patrick Effendi menghadirkan Creative Nest Indonesia yang berlokasi di The Breeze BSD City.

Creative Nest Indonesia hadir untuk membantu menyediakan pelatihan dan memberikan peluang kerja untuk berbagai jenis industri kreatif seperti aplikasi dan pengembangan, coding, film animasi dan video, desain komunikasi visual, serta desain produk di Indonesia.

Managing Director President Office Sinar Mas Land Dhony Rahajoe mengatakan, ekonomi kreatif baik secara daring maupun luring semakin banyak bermunculan. 

Tempat kolaborasi kreatif tersebut didirikan karena industri kreatif merupakan salah satu industri dalam negeri yang sedang didukung secara penuh oleh Pemerintah Indonesia sebagai motor penggerak utama ekonomi.

Pemerintah juga memiliki Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF) yang berfungsi sebagai wadah berkumpul untuk saling memudahkan berkolaborasi diantara insan kreatif Indonesia. 

Patrick Effendy, Founder & CEO Creative Nest Indonesia mengatakan bahwa Indonesia terutama kota Jakarta dan sekitarnya tidak banyak memiliki tempat belajar yang berhubungan dengan industri kreatif, khususnya dalam pelatihan skill yang mendalam untuk memproduksi karya kreatif.

“Creative Nest Indonesia menyediakan tempat belajar dengan fasilitas memadai serta ditunjang oleh pengajar profesional yang telah berpengalaman dibidangnya dan dengan biaya yang terjangkau,” ujar Patrick dikutip dalam keterangan resmi, Rabu (20/2/2019). 

Group CEO Sinar Mas Land Michael Widjaja menjelaskan, bahwa pihaknya akan menggandeng lebih banyak lagi komunitas serupa yang bisa masuk kawasan 'Silicon Valley'-nya Indonesia.

“Kami tidak membatasi target, bisa sebanyak-banyaknya. Namun tidak sembarang, karena mereka harus memiliki passion atau semangat yang sama untuk membangun komunitas industri kreatif digital di sini’’paparnya.

Lebih lanjut, Michael Widjaja menambahkan, bahwa di Indonesia memiliki peluang memajukan bisnis kreatif digital dan start-up. Terlebih pada era industri 4.0, sangat penting menyediakan tempat untuk mendukung SDM profesional penunjangnya.

“Jadi, sebelum terjun sebagai seorang profesional, menimba ilmu sebanyak-banyaknya di komunitas ini. Sekalipun dia sudah pernah belajar, bisa mengulangnya disini. Tinggal pilih sesuai minat dan bakat, mulai dari tempat belajar khusus animasi, startup, video konten musik sampai film,” imbuhnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sinar mas land

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top