Ciputra Grup Bangun Gaya Hidup Eco-living di Proyek CitraRaya

Beberapa tahun terakhir, gaya hidup ramah lingkungan atau yang disebut eco-living mulai menjadi salah satu perhatian utama dan sudah diterapkan oleh sebagian pengembang properti.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 20 Februari 2019  |  10:12 WIB
Ciputra Grup Bangun Gaya Hidup Eco-living di Proyek CitraRaya
Citra Raya - Ilustrasi/citraraya.com

Bisnis.com, JAKARTA - Beberapa tahun terakhir, gaya hidup ramah lingkungan atau yang disebut eco-living mulai menjadi salah satu perhatian utama dan sudah diterapkan oleh sebagian pengembang properti.

Salah satunya, Ciputra Grup dalam proyek pengembangannya di CitraRaya Tangerang, yaitu Ecopolis sudah menggunakan konsep eco-culture. Ecopolis meruapakn proyek join venture (JV) oleh Ciputra Group bersama dengan Mitsui Fudosan Residential, salah satu developer ternama asal Jepang.  

Associate Director PT Ciputra Residence Yance Onggo mengatakan Ciputra menerapkan program ini agar bisa menjadi sarana bagi pergerakan komunitas, mereka yang tinggal di kawasan Ecopolis untuk lebih ramah lingkungan.

"Di semua kawasan Ecopolis, kami terapkan eco-culture, produknya disebut ecohome. Ini satu integrasi dan harmonisasi yang sangat baik sekali. Eco-culture tidak hanya program, tapi kami menjadikannya sebagai budaya. Kami mengajak komunitas yang tinggal di kawasan ini untuk menggerakkan gaya hidup yang hijau," kata Yance, Selasa (19/2/2019).

Yance memaparkan dalam ada beberapa hal yang dilakukan untuk bisa menerapkan eco-living, mulai dari melatih karyawan Ecopolis, penyediaan fasilitas, penggunaan material yang ramah lingkungan.

Pihaknya mencontohkan dalam penggunaan energi, di siang hari di Ecohome, apartemen setinggi 5 lantai di kawasan Ecopolis, akan memanfaatkan bukaan jendela pada siang hari sehingga penggunaan listrik bisa berkurang.

Kemudian penerapan sanitari, Ecohome menggunakan eco-flush dengan sistem dual flush pada toilet, pengolahan air untuk diolah dan digunakan kembali, misalnya untuk menyiram tanaman di kota, sehingga keluarnya air sebelum masuk ke saluran kota sudah terfilter dengan baik.

"Kami siapkan akar tidak mengotori saluran kota. Kemudian kami mengolah sampah organik menjadi pupuk. Jadi sampah juga tidak ada yang keluar dari CitraRaya," papar Yance.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan kosistem eco-living, seperti mengadakan kegiatan lari, bersepeda, aerobik bersama, dan lainnya.

Jalur sepeda dan pedestrian juga dibangun, dengan begini akan menggerakkan komunitas yang tadinya mengendarai mobil kemana-mana menjadi lebih tertarik berjalan kaki.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ciputra group

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top