Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Kurma dan Minyak Zaitun Asal Palestina

Pemerintah memberlakukan tarif preferensi berupa penghapusan bea masuk bagi sejumlah komoditas dagang dari Palestina. 
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 20 Februari 2019  |  10:46 WIB
Pemerintah menghapus bea masuk bagi sejumlah komoditas dagang dari Palestina, salah satunya adalah kurma. - Antara/Akbar Nugroho Gumay
Pemerintah menghapus bea masuk bagi sejumlah komoditas dagang dari Palestina, salah satunya adalah kurma. - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah memberlakukan tarif preferensi berupa penghapusan bea masuk bagi sejumlah komoditas dagang dari Palestina. 

Pemberlakuan tarif preferensi ini merupakan tindaklanjut dari Memorandum of Understanding between The Government of The Republic of Indonesia and The Government of The State of Palestine on Trade Facilitation for Certain Products Originating from Palestinian Territories atau nota kesepahaman antara pemerintah Indonesia – Palestina.

"Merupakan pemberian tarif preferensi secara unilateral berupa penghapusan tarif bea masuk untuk produk tertentu dari wilayah Palestina,"kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dikutip dalam PMK No.11/2019, Rabu (20/2/2019).

Adapun, komoditas yang diberikan pembebasan bea masuk itu mencakup kurma baik segar atau dikeringkan dengan HS: 0804.10.00.

Selanjutnya, minyak zaitun dan fraksinya, dimurnikan maupun tidak, tetapi tidak dimodifikasi secara kimia, virgin, dalam kemasan dengan berat bersih tidak melebihi 30 kg dengan HS: 1509.10.10 serta minyak zaitun virgin dengan HS: 1509.10.90.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani bea masuk
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top