Pengolahan Sawit Muba Jadi Biofuel Tarik Perhatian Konsulat Houston

Rencana pengelolaan inti kelapa sawit menjadi energi baru terbarukan yakni biofuel oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, menarik perhatian Konsulat Jenderal RI untuk Houston Amerika Serikat.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 19 Februari 2019  |  12:26 WIB
Pengolahan Sawit Muba Jadi Biofuel Tarik Perhatian Konsulat Houston
Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin (kiri) berbincang dengan Konsulat Jenderal RI untuk Houston Amerika Serikat, Nana Yuliana. Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG - Rencana pengelolaan inti kelapa sawit menjadi energi baru terbarukan yakni biofuel oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, menarik perhatian Konsulat Jenderal RI untuk Houston Amerika Serikat.

Konsulat Jenderal RI untuk Houston Amerika Serikat, Nana Yuliana, mengatakan pihaknya tertarik dengan rencana penggunaan komoditas andalan Muba itu untuk diubah menjadi biofuel.

"Oleh karena itu kami ingin mengundang bupati Muba untuk menjadi pembicara terkait energi terbarukan di Houston pada Mei 2019," katanya dalam keterangan pers terkait pertemuan antara Konjen RI untuk Houston dan Pemkab Muba di Jakarta yang diterima Bisnis.com, Selasa (19/2/2019).

Nana mengatakan pengelolaan inti kelapa sawit milik petani rakyat di Muba menjadi biofuel tersebut merupakan terobosan inovasi energi.

"Ini juga merupakan bentuk perhatian serius pemkab untuk meningkatkan kesejahteraan petani sawit rakyat dan khususnya upaya mendongkrak harga sawit di kalangan petani," katanya.

Menurut dia, Pemkab Muba dapat menggarap peluang menggaet investor asal Amerika Serikat terkait inovasi energiterbarukan itu melalui  forum Renewable Energy Indonesia-USA tersebut.

"Ini peluang besar, kami pihak Konsulat Jenderal RI untuk Houston Amerika Serikat merasa sudah sangat pas mengundang bupati Muba dan ini akan menjadi peluang investasi baru di dunia yang memberikan kontribusi besar dan positif untuk Indonesia," terangnya. 

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, dirinya siap menghadiri undangan tersebut untuk menjadi pembicara energi biofuel serta menyambut baik rencana penjajakan kerjasama untuk menggaet investor di Amerika Serikat. 

"Jadi, biofuel di Muba ini saat ini benar-benar menjadi sorotan di tingkat nasional maupun internasional dan ini akan menjadi peluang investasi baru yang diminati dan sangat berkontribusi untuk kemajuan daerah Muba dan meningkatkan kesejahteraan petani sawit rakyat yang ada di Muba," katanya. 

Dodi menambahkan, sebelumnya juga keseriusan dirinya untuk mewujudkan energi terbarukan biofuel telah dilakukannya melalui kerjasama Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Kelapa Sawit (BPDP-KS). 

Dodi menambahkan, upaya pembenahan tersebut diharapkan mampu menyentuh kebutuhan pokok pekebun sawit untuk memperjuangkan terwujudnya pekebun sawit yang sejahtera, mandiri, berdaulat dan berkelanjutan. 

"Kita juga nantinya berencana akan membangun mini refinery untuk penampungan sementara, dan sebagai langkah awal, produksi turunan dari tandan buah segar itu akan dikirim ke kilang minyak milik PT. Pertamina di Plaju, Palembang," ujarnya. 

Dia melanjutkan setelah berjalan nantinya di tahap awal dirinya akan mewajibkan seluruh kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Muba menggunakan bahan bakar atau biofuel tersebut untuk operasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
biofuel, minyak sawit

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top