Durian Unggulan di Kabupaten Terluas di Pulau Jawa dan Bali Ini Bisa Berharga Rp1 Juta per Buah

Tak banyak yang tahu jika Kabupaten Sukabumi merupakan kabupaten terluas di Pulau Jawa dan Bali. Juga tak banyak yang tahu jika di Kabupaten Sukabumi terdapat lebih dari satu jenis durian. Bahkan ada jenis durian yang bisa berharga Rp1 juta per buah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Februari 2019  |  19:19 WIB
Durian Unggulan di Kabupaten Terluas di Pulau Jawa dan Bali Ini Bisa Berharga Rp1 Juta per Buah
Durian: Di kabupaten terluas di Pulau Jawa dan Bali ada jenis unggulan berharga Rp1 Juta per buah - Istimewa

Bisnis.com, SUKABUMI - Tak banyak yang tahu jika Kabupaten Sukabumi merupakan kabupaten terluas di Pulau Jawa dan Bali. Juga tak banyak yang tahu jika di Kabupaten Sukabumi terdapat lebih dari satu jenis durian. Bahkan ada jenis durian yang bisa berharga Rp1 juta per buah.

Terkait itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadikan buah durian (Durio zibethinus) sebagai ikon kabupaten terluas di Pulau Jawa dan Bali tersebut.

Kabupaten Sukabumi memiliki jenis durian yang tidak ditemukan di daerah lain.

"Kami ingin ke depannya durian ini menjadi buah ikon Kabupaten Sukabumi, sehingga wisatawan atau penikmatnya jika ingin mencari durian bisa datang ke Sukabumi," kata Bupati Sukabumi Marwan Hamami di Sukabumi, Sabtu (2/2/2019).

Menurut Marwan, di daerah yang dipimpinnya tersebut terdapat banyak jenis durian yang kualitasnya tidak kalah dibandingkan daerah lain bahkan impor seperti durian Si Sake, Gandaria, Coklat dan lain-lain.

Rencananya, pihaknya akan mematenkan nama-nama durian unggulan daerah ini agar bisa diakui di tingkat nasional seperti Durian Petruk yang berasal dari Jepara, Jawa Tengah, kemudian Durian Matahari, Musang King dan lain sebagainya.

Awalnya Sukabumi terkenal dengan Durian Gandarianya karena memiliki tekstur yang kenyal, harum, manis, tebal dagingnya dan bijinya kecil. Tetapi sekarang ada beberapa jenis durian lainnya seperti Si Coklat yang kualitasnya di atas Durian Gandaria.

"Saya dari dulu merupakan pecinta durian dan sudah datang ke sentra-sentra durian baik di dalam dan luar negeri, tetapi rasanya kalah dengan durian asli dari Kecamatan Cikakak seperti Si Coklat dan Gandaria. Kami bisa jamin durian dari Sukabumi ini pasti membuat ketagihan," tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Sudrajat mengatakan branding atau penamaan sedang diurus oleh pihaknya agar nama durian dari Kabupaten Sukabumi bisa mendapatkan hak paten.

Ternyata, selama ini durian seperti dari Kecamatan Cikakak saat berbuah langsung dipesan oleh penikmat raja buah tersebut dari berbagai daerah di Indonesia bahkan digemari oleh wisatawan mancanegara.

Meskipun harganya memang cukup mahal dibandingkan durian pada umumnya seperti jenis Gandaria mulai dari Rp150 ribu hingga ada yang Rp1 juta, tetapi ternyata penikmatnya tidak pernah ada yang kecewa.

Sama halnya seperti Si Coklat yang jenis ini ternyata tidak mengandung alkohol dan sudah dilakukan penelitian oleh lembaga berkompeten. Maka dari itu, pihaknya akan terus menambah luasan perkebunan durian yang tidak hanya di wilayah Kecamatan Cikakak, Palabuhanratu, Simpenan dan Cikidang tetapi kecamatan lainnya. Hal itu dilakukan demi pengembangan tanaman durian ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
durian, sukabumi

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top