Mengapa Pemakaman Orang Terkaya Nomor 2 di Indonesia, Eka Tjipta Widjaja, Bernuansa Putih?

Pemakaman orang terkaya nomor 2 di Indonesia versi Globe Asia 2018, Eka Tjipta Widjaja berlangsung di tempat peristirahatan terakhir keluarga Widjaja di Karawang, Sabtu (2/1/2019), tergolong unik dibanding pemakaman umumnya. Seluruh yang hadir di prosesi pemakaman mengenakan baju berwarna putih.
Nancy Junita, Finna U. Ulfah
Nancy Junita, Finna U. Ulfah - Bisnis.com 02 Februari 2019  |  14:53 WIB
Mengapa Pemakaman Orang Terkaya Nomor 2 di Indonesia, Eka Tjipta Widjaja, Bernuansa Putih?
Prosesi pemakaman Pendiri Sinar Mas Grup Eka Tjipta Widjaja di Tempat Pemakaman Keluarga Widjaja di Karawang, Sabtu (2/1/2019). Anak-anak dan keluarga mengantarkan jenazah Eka Tjipta Widjaja ke tempat terakhirnya. JIBI - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pemakaman orang terkaya nomor 2 di Indonesia versi Globe Asia 2018, Eka Tjipta Widjaja berlangsung di tempat peristirahatan terakhir keluarga Widjaja di Karawang, Sabtu (2/1/2019), tergolong unik dibanding pemakaman umumnya. Seluruh yang hadir di prosesi pemakaman mengenakan baju berwarna putih.

Demikian juga dengan dekorasi seluruhnya putih. Bunga-bunga dan tenda juga berwarna putih. Padahal, pemakaman identik dengan warna hitam, yang bermakna duka (kesedihan), hampa,  misterius, dan kematian.

Berbeda dengan prosesi pemakaman pendiri Sinar Mas Group Eka Tjipta Widjaja yang berlangsung secara Kristen, tak tampak warna hitam. Justru yang muncul adalah warna putih. Biasanya nuansa putih muncul pada acara baptisan, perkawinan.

Prosesi pemakaman Eka Tjipta Widjaja yang memiliki jumlah kekayaan US$13 miliar (Rp198,8 triliun) dimulai pukul 10.00 WIB. Upacara pemakaman pun berlangsung khidmat dan tenang dengan dimulai kebaktian dipimpin Pendeta Johari Yohanis.

Ribuan tamu pelayat, termasuk anggota keluarga, karyawan Sinar Mas Group, dan rekan kerja Eka Tjipta Widjaja memenuhi tenda pemakaman yang bernuansa putih dan cukup megah di kawasan peristirahatan terakhir keluarga Widjaja.

Cuaca panas tak menyurutkan niat para tamu undangan untuk memberikan penghormatan terakhir untuk pemilik konglomerasi Sinar Mas Group yang bergerak di bidang perkebunan, pulp and paper, properti, keuangan, serta energi.

Kemudian, dilanjutkan oleh ungkapan memorial singkat dari para cucu Eka Tjipta Widjaja, yang diwakilkan oleh Megain Widjaja, Deborah Widjaja, dan Fuganto Widjaja.

Tak lupa, Teguh G. Widjaja, salah satu anak Eka Tjipta Widjaja, juga memberikan penghormatan terakhir dan mengungkapkan terima kasih kepada tamu undangan yang terus berdatangan silih berganti di rumah duka hingga mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Lalu, apa makna warna putih?

Warna putih dikategorikan sebagai warna netral. Putih melambangkan kemurnian, suci, ringan, kebebasan, kedamaian dan kepolosan.

Warna putih mampu menunjukkan rasa permohonan maaf, spiritualitas, kesederhanaan, kesempurnaan dan keamanan. Warna putih juga memberikan aura kebebasan serta keterbukaan.

Adapun, Eka Tjipta Widjaja meninggal dunia pada Sabtu (26/1/2019) pukul 19.30 WIB di usianya ke-97 tahun. Dari pantauan Bisnis di lokasi pemakaman, warna peti jenazah Eka Tjipta Widjaja tampak menonjol di antara nuansa putih. Peti jenazah berselimut kain putih tipis itu berwarna cokelat.

Managing Director Sinar Mas Group G. Sulistiyanto mengatakan, pertimbangan privasi keluarga dan kondisi lokasi menyebabkan yang hadir di pemakaman Eka Tjipta Widjaja terbatas.

"Besarnya jumlah pelayat saat almarhum disemayamkan membuat pihak keluarga merasa haru sekaligus terhormat melihat betapa Pak Eka telah menyentuh kehidupan banyak orang," ujar Sulistiyanto usai prosesi pemakaman Eka Tjipta di Karawang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sinar mas land, eka tjipta widjaja

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top