Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Konsumsi Semen Nasional Naik 4,9% pada 2018

Konsumsi semen dalam negeri sepanjang 2018 tercatat tumbuh 4,9% secara tahunan menjadi 69,51 juta ton.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 14 Januari 2019  |  20:38 WIB
Pekerja membongkar tumpukan karung Semen Gresik, di sebuah gudang distributor PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (12/12/2018). - Bisnis/Wahyu Darmawan
Pekerja membongkar tumpukan karung Semen Gresik, di sebuah gudang distributor PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (12/12/2018). - Bisnis/Wahyu Darmawan

Bisnis.com, JAKARTA--Konsumsi semen dalam negeri sepanjang 2018 tercatat tumbuh 4,9% secara tahunan menjadi 69,51 juta ton.

Widodo Santoso, Ketua Asosiasi Semen Indonesia, mengatakan pertumbuhan tersebut sesuai dengan prediksi asosiasi yang sebesar 4%-5%. Dengan pertumbuhan sebesar 4,9% tersebut, terjadi kenaikan konsumsi semen domestik sebesar 3,16 juta ton.

"Kenaikan tersebut didominasi oleh permintaan di Jawa dan Sumatra, dengan porsi sekitar 74%. Sisanya, berasal dari Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara, dan kawasan Indonesia Timur," ujarnya Senin (14/1/2019).

Widodo menuturkan permintaan yang didominasi oleh Jawa dan Sumatra wajar terjadi karena kebutuhan perumahan dan infrastruktur banyak berada di kedua wilayah tersebut. Sementara itu, untuk Sulawesi, Kalimantan, dan kawasan Indonesia Timur kebutuhan perumahan kecil karena jumlah penduduknya relatif sedikit.

Adapun, porsi kebutuhan semen dalam negeri untuk perumahan sebesar 75% dan sisanya untuk proyek dan infrastruktur. Hal ini, lanjut Widodo, terlihat bahwa permintaan semen sak atau bag jauh lebih besar dibandingkan semen curah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

semen
Editor : Maftuh Ihsan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top