Ini Cara Ridwan Kamil Promosikan Kertajati

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memaparkan tiga cara untuk mempromosikan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 10 Januari 2019  |  01:43 WIB
Ini Cara Ridwan Kamil Promosikan Kertajati
Ruang tunggu penumpang di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. - Antara

Bisnis.com, MAJALENGKA – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memaparkan tiga cara untuk mempromosikan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka.

Pertama, memperkenalkan Bandara Kertajati sebagai terminal keberangkatan umrah dan haji. Menurut Ridwan, ada 600.000 orang warga Jabar yang umrah setiap tahun. Sebagian besar dari mereka berangkat melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 

"Sudah diskusi dengan Pak Menteri [Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi] agar yang dari Jabar diarahkan ke sini. Kalau berhasil, akan membuat bandara ini sibuk berlipat-lipat," katanya di Bandara Kertajati, Rabu (9/1/2019). 

Kedua, lanjutnya, mempromosikan pariwisata Jabar, khususnya di Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning). 

Menurut dia, di wilayah itu terdapat banyak objek wisata air terjun, gunung, kuliner, dan wisata sejarah. Bertepatan dengan pembukaan rute Kertajati-Halim Perdanakusuma Jakarta, Pemprov Jabar akan menggeber promosi dalam sebulan ke depan dengan menggandeng selebriti sebagai endorser.

"Dengan demikian, warga Jakarta yang lagi bete, tinggal ke Halim, datang ke sini, ketemu gunung, bukit, danau, dan sebagainya," ujar Ridwan.

 Ketiga, memperkenalkan Bandara Kertajati sebagai terminal kargo yang dapat dimanfaatkan industri di Jabar untuk mengirim barang ke daerah lain atau mengekspor. 

Jika promosi ketiganya gencar, mantan Wali Kota Bandung itu yakin Kertajati akan ramai dalam 6 bulan ke depan. Menurut dia, 2019 adalah tahun akselerasi bagi Bandara Kertajati.

"Tugas saya sebagai pemimpin daerah memastikan tidak ada egosektoral dan memastikan segitiga emas masa depan Jabar, yakni Patimban, Kertajati, Cirebon, ini bisa ditata wilayahnya menjadi pusat pertumbuhan dan tata ruang kelas dunia,” paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pariwisata, bandara kertajati

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top