Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kementan Imbau Bantuan Benih Jagung Tak Dijadikan Pakan Ternak

Kementerian Pertanian mengimbau supaya benih jagung yang diberikan kepada petani tidak dijadikan pakan ternak.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 01 Januari 2019  |  18:57 WIB
Presiden Joko Widodo memanen jagung bersama petani saat panen raya jagung di Perhutanan Sosial, Ngimbang, Tuban, Jawa Timur, Jumat (9/3/2018). - ANTARA/Zabur Karuru
Presiden Joko Widodo memanen jagung bersama petani saat panen raya jagung di Perhutanan Sosial, Ngimbang, Tuban, Jawa Timur, Jumat (9/3/2018). - ANTARA/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pertanian mengimbau supaya benih jagung yang diberikan kepada petani tidak dijadikan pakan ternak.

Direktur Serelia, Ditjen Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian (Kementan), Bambang mengingatkan kepada petani, benih jagung tidak bisa dijadikan pangan ternak karena sudah diselimuti (coating) dengan pestisida.

“Benih jagung [jangan] dijadikan pakan ternak. Memang petani mau ternaknya keracunan?” tegasnya belum lama ini lewat siaran resmi.

Bambang menambahkan kalau benih jagung dijadikan pakan ternak, maka ternak akan mati karena benih itu ada pestisidanya. Dia pun mengatakan pemerintah inginnya memberikan benih sesuai dengan perminaan petani. 

Artinya petani diprioritaskan mendapatkan benih sesuai keinginan, tetapi  kalau tidak tersedia akan diberikan benih alternatif. “Tapi kalau benih diberikan alternatif tidak suka, ya tidak usah diterima,” katanya.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kabupaten Bima Saifurrahman menegaskan bahwa tidak ada satu pun petani binaannya atau kelompok tani yang menerima  benih jagung bantuan menjadikannya pakan ternak.

Saifurrahman yang membina 37 kelompok tani (Koptan) di Kabupaten Bima menjelaskan soal bantuan benih jagung memang belakangan ini muncul kabar  miring tentang benih jagung bantuan dijadikan sebagai pakan ternak.

“Hasilnya, dibuat surat penyataan bahwa berita yang menyebutkan benih bantuan dijadikan pakan ternak adalah berita  hoax atau bohong,”  jelasnya.

Saifurrahman menyebutkan bantuan benih jagung baik BISI-2 maupun Premiun 191, sudah ditanam petani, kini tumbuh subur. Petani mengharapkan memang benih BISI  karena sebelumnya petani sudah tanam jenis ini.

“Dengan hadirnya bantuan benih BISI dan Premium, masyarakat merasa terbantu. Benih tersebut kini sudah tumbuh,” pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jagung peternakan
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top