Perusahaan Teknologi Konstruksi Malaysia Penetrasi ke Indonesia

Yjack Techmology Sdn Bhd dengan PT Pile Indonesia Konstruksi meneken kerjasama dalam pembangunan infrastruktur dengan mendorong penggunan teknologi konstruksi yang lebih canggih.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 24 Desember 2018  |  15:45 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Yjack Techmology Sdn Bhd dengan PT Pile Indonesia Konstruksi meneken kerjasama dalam pembangunan infrastruktur dengan mendorong penggunan teknologi konstruksi yang lebih canggih.

Dalam kerjasamanya itu salah satunya dalam hal pengujian fondasi melalui metode yang lebih inovatif, pengujian fondasi dapat dilakukan dengan lebih aman, cepat, dan ekonomis.

Perusahaan Malaysia Yjack Technology Sdn Bhd menyatakan siap mengisi pasar konstruksi dengan inovasi teknologi dari produknya.

Proses penandatanganan nota kerjasama dilakukan pada tanggal 19 Desember 2018 di kantor Matrade Jakarta oleh Yeow Leong Swee, CEO Yjack Technology dan Yofy Kurniawan Hamidsyahputra, ST, komisaris PT. PILE Indonesia Konstruksi. Prosesi juga disaksikan oleh Har Man Ahmad sebagai trade commissioner Embassy of Malaysia di Jakarta, yang turut berperan mewujudkan kerjasama ini.

“Kami terus mendorong masuknya inovasi – inovasi dari perusahaan – perusahaan Malaysia untuk masuk ke Indonesia. Kami yakin kerjasama ini akan bermanfaat bagi kedua belah pihak dan turut mengembangkan industri Indonesia.” terang Har Man Ahmad dalam siaran persnya.

"Malaysia memperkenalkan metode pengujian yang disebut bi-directional pile load test yang lebih sederhana, ekonomis, aman, dan ramah lingkungan. “ Inovasi ini memangkas cost, lebih cepat dan aman. Teknik ini sudah umum digunakan di Malaysia, dan kami harap dapat memasuki pasar dan digunakan di Indonesia.” ujar Yeow Leong Swee.

Saat ini, pengujian fondasi di Indonesia masih menggunakan teknik konvensional yang cenderung mahal, membutuhkan tempat yang cukup banyak, dan berbahaya.

“Di dunia konstruksi kita memang memerlukan teknologi baru, terutama di bidang pile loading test. Metode ini akan menjadi solusi pengujian fondasi dan kami akan mencoba menerobos pasar di Indonesia.” Yofy Kurniawan menambahkan.

Pada bulan Januari mendatang ini, PT. Pile Indonesia Konstruksi sebagai sub-kontraktor pembangunan jalan tol Jakarta - Cikampek Elevated 2 akan mengaplikasikan metode ini. Melalui proyek perdana menggunakan produk dari YJACK Technology ini, pembangunan konstruksi lainnya di seluruh Indonesia akan segera beralih menggunakan metode ini.

“Kami yakin dan percaya diri kami dapat mendorong penggunaan metode ini pada proyek konstruksi lainnya di Indonesia karena pembangunan yang masif di Indonesia ini juga perlu didukung teknologi yang mumpuni untuk mempercepat pembangunan dengan kualitas terbaik,” ujar Yofy Kurniawan, Komisaris dari PT Pile Indonesia Konstruksi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
konstruksi

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top