Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Divestasi Saham Freeport Rampung, Jokowi Sebut Ini Momen Bersejarah

Divestasi saham PT Freeport Indonesia ke PT Inalum (Persero) telah selesai. Holding BUMN tambang itu menjadi pemegang saham mayoritas perusahaan tambang tersebut.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 21 Desember 2018  |  17:42 WIB
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengumumkan proses divestasi Freeport Indonesia telah selesai. - Amanda Kusumawardhani
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengumumkan proses divestasi Freeport Indonesia telah selesai. - Amanda Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA-- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengumumkan proses divestasi saham PT Freeport Indonesia ke PT Inalum (Persero) sebesar 51,23% telah rampung.

"Saya baru saja menerima laporan dari seluruh menteri yang terkait dari Dirut [direktur utama] PT Inalum dan dari CEO dan dari Dirut PT Freeport McMoran. Disampaikan bahwa saham PT Freeport sudah 51,2% sudah beralih ke PT Inalum dan sudah lunas dibayar," katanya saat memberikan keterangan resminya di Istana Merdeka, Jumat (21/12/2018).

Menurutnya, penyelesaian proses divestasi saham Freeport merupakan momen bersejarah bagi Indonesia sejak perusahaan ini beroperasi di Tanah Air sejak 1973. Dia berharap, kepemilikan saham mayoritas oleh PT Inalum bisa digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Tak hanya itu, Jokowi juga menambahkan masyarakat Papua melalui pemerintah provinsi dan pemerintah daerahnya akan mendapatkan 10% dari saham yang telah diakuisisi oleh PT Inalum.

"Saya mendapat laporan terkait lingkungan yang berkaitan dengan smelter telah terselesaikan dan sudah disepakati. Artinya semuanya sudah komplit dan tinggal bekerja saja," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Freeport divestasi freeport
Editor : Surya Rianto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top