Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Industri Kosmetik Bakal Terus Berkembang pada 2019, Begini Alasannya

Industri kosmetik diproyeksikan masih terus berkembang pada tahun depan. Pertumbuhan pengguna menjadi salah satu faktornya.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 10 Desember 2018  |  21:21 WIB
Industri Kosmetik Bakal Terus Berkembang pada 2019, Begini Alasannya
Deretan kosmetik L'Oreal - Reuters/Charles Platiau
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Industri kosmetik diproyeksikan masih terus berkembang pada tahun depan. Pertumbuhan pengguna menjadi salah satu faktornya.

Alia Dewi, Corporate Secretary PT Mandom Indonesia Tbk., mengatakan saat ini pengguna kosmetik semakin banyak yang dipengaruhi oleh beauty blogger atau vlogger. Pengaruhnya sangat besar dalam menarik perempuan untuk menggunakan kosmetik.

Peningkatan pengguna kosmetik tersebut diikuti dengan pilihan produk yang semakin banyak.

"Industri kosmetik pada tahun depan masih akan terus berkembang, harapannya tentu lebih baik dari tahun ini," ujarnya kepada Bisnis, Senin (10/12/2018)

Bagi pelaku industri sendiri, persaingan antar produsen semakin ketat untuk memenangkan pasar. Hal ini, disebutnya menjadi tantangan bagi produsen agar bisa lebih berinovasi dan aktif memberikan produk terbaik bagi konsumen.

Selain itu, tren yang berubah-ubah dengan cepat juga menjadi tantangan bagi pabrikan kosmetik. "Produsen harus updated dengan tren karena jenis atau tipe kosmetik saat ini sangat beragam. Konsumen punya pilihan yang jauh lebih banyak dibandingkan 5 tahun yang lalu," jelas Alia. 

Sancoyo Antarikso, Ketua Umum Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) juga menyatakan bahwa pangsa pasar kosmetika di Indonesia masih berpotensi untuk tumbuh di masa mendatang seiring dengan tren penggunaan kosmetik yang terus berkembang.

“Kalau sebelumnya hanya dua langkah, sekarang konsumen sudah banyak menerapkan aplikasi kosmetika bahkan hingga 10 langkah, dimulai dari pembersih, serum dan lain-lain. Ini merupakan potensi pasar yang luar biasa,” ujarnya.

Oleh karena itu, produsen kosmetik dalam negeri dituntut dapat memenuhi selera konsumen domestik apabila tidak ingin kalah dengan produk dari luar negeri. Untuk mengetahui tren permintaan kosmetik, asosiasi juga mengadakan pameran setiap tahun yang mengundang para pemain global ingredients, packaging, dan mesin.

Produsen dalam negeri juga berkeinginan untuk menjadikan Indonesia sebagai kiblat produk kosmetik, yang saat ini banyak merujuk ke Negeri Ginseng. Sancoyo menyatakan Indonesia memiliki potensi yang besar karena memiliki warisan formula kosmetik yang kaya serta bahan baku alami yang melimpah.

Dia meyakini produk kosmetik domestik mampu bersaing di pasar global karena saat ini ekspor sudah cukup besar. Sepanjang tahun lalu, kata Sancoyo, nilai ekspor produk kosmetik lebih dari US$500 juta dengan tujuan utama negara-negara kawasan Asia Pasifik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kosmetik
Editor : Maftuh Ihsan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top